Antisipasi Hantavirus, Bandara Soetta Perketat Kedatangan Penumpang Pesawat dari 4 Negara Ini

viva.co.id
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, melakukan pengetatan pengawasan terhadap kedatangan penumpang pesawat dari empat negara. Hal tersebut guma mengantisipasi terjadinya penemuan kasus penularan Hantavirus.

Kepala BBKK Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Naning Nugrahini mengungkapkan, pengawasan khusus melalui penerapan standar kesehatan yang dilakukan terhadap penumpang udara ke empat negara itu meliputi perjalanan dari Amerika Serikat, Argentina, Uruguay, dan satu lagi Panama.

Baca Juga :
UE: Risiko Hantavirus di Eropa Masih Rendah
Ketua DPR RI: Sosialisasi Hantavirus Harus Sentuh Akar Rumput

"Jadi kami melakukan pengetatan pengawasan terhadap negara-negara yang sudah menemukan atau teridentifikasi ada virus Hanta," kata di Tangerang, Selasa, 12 Mei 2026.

Dia mengatakan bahwa langkah tersebut dilakukan sebagai respons temuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) atas kasus penularan terhadap tiga penumpang kapal pesiar yang tewas akibat virus tersebut.

"Jadi itu ada empat negara yang kami melakukan pengetatan ekstra kalau ada flight yang direct ke Soekarno-Hatta. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti kalau ada yang baru, tentunya kami akan menambahkan ataupun mengoreksi gitu," ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, saat ini otoritas Bandara Internasional Soekarno-Hatta telah kembali menerapkan standar kesehatan bagi pelaku perjalanan udara yang masuk ke Indonesia. Di mana, pihaknya akan melakukan langkah lanjut yaitu melakukan pemeriksaan oleh dokter, pendalaman pemeriksaan.

"Kami di Soekarno-Hatta sudah melakukan kesiapsiagaan. Yang pertama adalah melalui isian deklarasi kesehatan di aplikasi Satu Sehat. Dari situ kita nanti akan tahu risiko daripada pesawat itu, ada orang berisiko atau tidak. Yang kedua, begitu turun, itu ada pengamatan tanda dan gejala melalui thermal scanner dan observasi visual," jelasnya.

Menurut Naning, di Bandara Soetta memiliki jalur khusus evaluasi untuk penyakit menular. Nantinya jika terdapat penyakit menular yang teridentifikasi pihaknya akan melakukan penanganan lebih lanjut.

"Kemudian kami juga punya namanya ambulans khusus penyakit menular. Karena orang yang kita bawa ini, yang mau kita rujuk ini adalah orang dengan penyakit menular," ucapnya.

Pihaknya mengimbau kepada pelaku perjalanan udara agar selalu waspada dan menjaga protokol kesehatan. Pasalnya, Hantavirus ini penularannya melalui urin, air liur, serta kontaminasi dari tikus.

Baca Juga :
Prancis Konfirmasi Kasus Hantavirus dari Penumpang Kapal Pesiar, Kondisinya Memburuk
Prancis Konfirmasi Satu Warganya Penumpang Kapal Pesiar MV Hondius Terinfeksi Hantavirus
WNA di RI yang Kontak dengan Penumpang Kapal Pesiar HV Hondius Terjangkit Hantavirus Dinyatakan Negatif

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sudah Kucurkan Rp 165 Miliar, Shopee Komitmen Bantu Perluas Pasar UMKM Lokal
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Pendapatan Tembus Rp12,84 Triliun, Siloam (SILO) Siap Akuisisi
• 17 jam lalubisnis.com
thumb
Jadwal Misa Kenaikan Yesus Kristus 2026 di Gereja Katedral Jakarta, Tanpa Registrasi
• 21 jam laludisway.id
thumb
Franky Kurniawan Menangi Kompetisi Batik Persahabatan Indonesia-Polandia yang Digelar Kedubes Polandia
• 13 jam lalupantau.com
thumb
Polisi Usut Viral Pemotor Rampas HP Bocah di Lubang Buaya Jaktim
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.