Peneror Pembakaran di Matraman Jaktim Diduga Alami Depresi

kompas.com
16 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pria berinisial A yang melakukan teror pembakaran di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur diduga mengalami depresi.

Kapolsek Matraman AKP Suripno mengungkapkan, pelaku A mengaku tidak sadar saat melakukan aksi pembakaran di sejumlah titik.

"Pelaku ini depresi, untuk pemeriksaan belum bisa dilanjutkan, karena A (pelaku) hanya bilang enggak tahu terus," kata AKP Suripno saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (12/5/2026).

Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Jaktim

Ia menjelaskan, pihaknya berencana membawa pelaku A ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.

"Nanti mau kita cek ke RS Polri Kramat Jati dulu untuk periksa kejiwaan, Kayaknya kejiwaannya kena," katanya.

Saat ini polisi belum dapat mengungkap motif teror pembakaran lantaran pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung.

"Kami belum bisa ungkap motif. Untuk narkoba nanti kami cek juga itu, positif apa tidak, Tapi kalau saya lihat kayaknya enggak narkoba," tuturnya.

Baca juga: Jejak Mencurigakan Para WNA di Markas Judol Hayam Wuruk Jakbar

Dalam video yang diunggah akun Instagram beritamatraman memperlihatkan seorang pria diduga hendak membakar sebuah warung di Matraman. Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV).

Berdasarkan narasi dalam unggahan itu, aksi teror diduga tidak hanya terjadi sekali.

Sebab, terdapat dua video yang memperlihatkan percobaan pembakaran di lokasi tersebut.

Dalam video pertama, terlihat seorang pria mengenakan masker berjalan menuju sebuah warung di kawasan Matraman.

Setibanya di lokasi, pria tersebut membakar spanduk yang terpasang di warung.

Namun, api tidak sempat membesar karena langsung dipadamkan warga. Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri.

Baca juga: Detik-detik Kebakaran Pergudangan Miami Jakbar: Terdengar 5 Kali Ledakan

Pada video kedua, terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor mendekati warung dan kembali membakar spanduk warung tersebut.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Namun, api lagi-lagi tidak sempat membesar karena warga sigap memadamkannya menggunakan air. Pelaku pun berhasil melarikan diri.

"Kejadian tersebut membuat warga di sekitar wilayah Pisangan Baru menjadi resah dengan adanya kejadian pembakaran tersebut. Warga berharap ada tindakan dan respons dari pihak berwajib, agar kejadian teror pembakaran tersebut tidak terulang di wilayah Matraman yang lain," tulis keterangan akun Instagram beritamatraman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 14 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Polisi Tangkap Sopir Mobil Berstiker SPPG Penabrak Dua Gerobak di Bekasi Timur
• 7 jam lalukompas.com
thumb
Perluas Bisnis Energi Hijau, OASA Tambah Anak Usaha Baru
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
Ibam Eks Konsultan Kemendikbud Era Nadiem Divonis 4 Tahun Penjara
• 10 jam laludetik.com
thumb
DPO Perempuan Dalang Penyekapan Satu Keluarga di Bangkalan Ditangkap
• 14 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.