JAKARTA, KOMPAS.com - Pria berinisial A yang melakukan teror pembakaran di Pisangan Baru, Matraman, Jakarta Timur diduga mengalami depresi.
Kapolsek Matraman AKP Suripno mengungkapkan, pelaku A mengaku tidak sadar saat melakukan aksi pembakaran di sejumlah titik.
"Pelaku ini depresi, untuk pemeriksaan belum bisa dilanjutkan, karena A (pelaku) hanya bilang enggak tahu terus," kata AKP Suripno saat dihubungi melalui WhatsApp, Selasa (12/5/2026).
Baca juga: Polisi Tangkap Pelaku Teror Pembakaran di Matraman Jaktim
Ia menjelaskan, pihaknya berencana membawa pelaku A ke Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati untuk menjalani pemeriksaan kejiwaan.
"Nanti mau kita cek ke RS Polri Kramat Jati dulu untuk periksa kejiwaan, Kayaknya kejiwaannya kena," katanya.
Saat ini polisi belum dapat mengungkap motif teror pembakaran lantaran pemeriksaan terhadap pelaku masih berlangsung.
"Kami belum bisa ungkap motif. Untuk narkoba nanti kami cek juga itu, positif apa tidak, Tapi kalau saya lihat kayaknya enggak narkoba," tuturnya.
Baca juga: Jejak Mencurigakan Para WNA di Markas Judol Hayam Wuruk Jakbar
Dalam video yang diunggah akun Instagram beritamatraman memperlihatkan seorang pria diduga hendak membakar sebuah warung di Matraman. Aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV).
Berdasarkan narasi dalam unggahan itu, aksi teror diduga tidak hanya terjadi sekali.
Sebab, terdapat dua video yang memperlihatkan percobaan pembakaran di lokasi tersebut.
Dalam video pertama, terlihat seorang pria mengenakan masker berjalan menuju sebuah warung di kawasan Matraman.
Setibanya di lokasi, pria tersebut membakar spanduk yang terpasang di warung.
Namun, api tidak sempat membesar karena langsung dipadamkan warga. Sementara itu, pelaku langsung melarikan diri.
Baca juga: Detik-detik Kebakaran Pergudangan Miami Jakbar: Terdengar 5 Kali Ledakan
Pada video kedua, terlihat seorang pria mengendarai sepeda motor mendekati warung dan kembali membakar spanduk warung tersebut.
Namun, api lagi-lagi tidak sempat membesar karena warga sigap memadamkannya menggunakan air. Pelaku pun berhasil melarikan diri.
"Kejadian tersebut membuat warga di sekitar wilayah Pisangan Baru menjadi resah dengan adanya kejadian pembakaran tersebut. Warga berharap ada tindakan dan respons dari pihak berwajib, agar kejadian teror pembakaran tersebut tidak terulang di wilayah Matraman yang lain," tulis keterangan akun Instagram beritamatraman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




