Pembebasan Lahan Dikebut, Pramono Targetkan MRT Fase 1 Timur-Barat Beroperasi 2030

metrotvnews.com
16 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mempercepat proses pembebasan lahan dan penetapan trase untuk mendukung proyek Mass Rapid Transit (MRT) Fase 1 rute Timur-Barat. Moda transportasi massal ini ditargetkan beroperasi pada 2030.

“Di beberapa segmen sedang pembebasan lahan, penetapan trase, penentuan titik-titik dan sebagainya. Mudah-mudahan kalau ini berjalan lancar, segmen pertama di tahun 2030 bisa kita nikmati untuk Barat-Timur,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Pendopo Balai Kota Jakarta, Selasa, 12 Mei 2026.

Proyek MRT Jakarta Timur-Barat (East-West) Fase 1 ini menghubungkan Tomang (Jakarta Barat) hingga Medan Satria (Bekasi). Fase ini memiliki rute sepanjang 24,5 kilometer.

Pramono mengatakan proyek MRT fase 1 Timur-Barat ini menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi kemacetan kendaraan dari wilayah penyangga menuju Jakarta. Saat ini, Pemprov DKI fokus menyusun trase dan menentukan titik stasiun sebagai bagian dari tahapan awal pembangunan MRT.

Pembangunan rute tersebut akan melengkapi koridor utama MRT Fase 2A rute Utara-Selatan yang progres pengerjaannya telah mencapai 59,7 persen. Integrasi kedua jalur itu diharapkan menciptakan sistem transportasi publik yang lebih efisien dan terhubung.

“Kalau ini sudah selesai, ruas utama Utara-Selatan sepanjang 22,2 kilometer selesai secara keseluruhan di tahun 2029,” ujar Pramono.


Ilustrasi MRT Jakarta. Dok MI/Susanto

Baca Juga:  Progres Capai 59,7%, MRT Fase 2A Beroperasi Bertahap

Sebelum memulai operasional MRT Timur-Barat, Pemprov DKI terlebih dahulu menargetkan layanan MRT Fase 2A hingga Stasiun Harmoni beroperasi pada akhir 2027. Proyek tersebut melibatkan sekitar 3.800 tenaga kerja lokal.

Para pekerja telah menyelesaikan penggalian terowongan sedalam 28 meter di kawasan Sawah Besar dan Mangga Besar. Pengerjaan itu menjadi salah satu tantangan teknis terbesar dalam proyek MRT Fase 2A.

Pramono menilai capaian tersebut menunjukkan kemampuan tenaga kerja Indonesia dalam mengerjakan proyek infrastruktur berskala besar. Pemerintah berharap kolaborasi lintas lembaga terus berlanjut untuk mendukung pengembangan transportasi publik di Jakarta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Turun Rp40.000, Harga Emas Antam Selasa Pagi Jadi Rp2.859.000 per Gram
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Sudah Fitting Baju, Nathalie Holscher Beri Sinyal Bakal Dinikahi Aripat Tahun Ini
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Terseret Kasus Dana Hibah Pokmas Jatim, Anggota DPRD Pamekasan Dipanggil KPK
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Puluhan WNA di Batam Ditangkap Diduga Sindikat Love Scamming dan Judi Online
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Lita Gading Pertanyakan Pemeriksaan Polisi Pasca Dilaporkan Ahmad Dhani
• 12 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.