Rupiah Tembus Rp17.500, Puan Warning Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!

wartaekonomi.co.id
16 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah dan Bank Indonesia segera mengantisipasi dampak pelemahan rupiah yang sempat menyentuh level Rp17.500 per dolar Amerika Serikat (AS). Ia mengingatkan tekanan global tidak boleh sampai membuat perekonomian Indonesia terpuruk, terutama terhadap sektor riil, UMKM, dan stabilitas fiskal nasional.

“Ya tentu saja kita akan meminta kepada pemerintah dan stakeholder yang ada untuk mengantisipasi hal tersebut,” ujar Puan kepada wartawan, usai agenda Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Selasa (12/5/2026). 

Menurutnya, kondisi global yang penuh ketidakpastian harus menjadi perhatian serius pemerintah agar pelemahan rupiah dan tekanan eksternal tidak berdampak lebih dalam terhadap ekonomi domestik.

Puan menegaskan langkah antisipasi perlu dilakukan sejak awal, termasuk melalui koordinasi kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

“Ini kan juga bukan hanya Indonesia, ini terkait dengan situasi global. Apa yang akan dilakukan oleh pemerintah termasuk dengan BI, situasi ini jangan sampai pengaruhnya nanti akan membuat Indonesia jadi terpuruk. Jadi harus diantisipasi sejak awal, bukan hanya tahun ini, tapi juga sampai tahun 2027,” katanya.

Ia mengatakan DPR juga akan mulai membahas Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) dalam masa sidang mendatang sebagai bagian dari penyusunan APBN 2027. Pembahasan tersebut akan mempertimbangkan berbagai risiko ekonomi global, termasuk dampaknya terhadap fiskal negara dan stabilitas nilai tukar.

Baca Juga: Rupiah Tembus Rp17.500, Purbaya: Kita Bantu BI Besok dengan Bond Market

Baca Juga: Warga Indonesia Bersiaplah, Ini Dampak Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS

“Pada sidang ke depan ini DPR juga akan masuk dalam pembahasan PPKF yaitu APBN 2027. Karena itu juga termasuk dalam mengantisipasi APBN dan fiskal yang akan datang,” ujarnya.

Diketahui nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka anjlok 0,42% ke level Rp17.486 pada perdagangan Selasa (12//2026). 

Hingga pukul 09.44 WIB mata uang Garuda melemah makin tajam 0,52% menuju ke level Rp17.505 per USD.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Telkom Cetak 35,7% Shareholder Return pada 2025 Berkat Transformasi Terstruktur
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Di Balik Fenomena Migrasi UMKM dari TikTok Shop-Shopee Cs
• 22 jam lalubisnis.com
thumb
Hal yang Memberatkan Vonis 4 Tahun Penjara Ibam di Kasus Chromebook
• 10 jam laluokezone.com
thumb
Budaya Korupsi Mengakar di Tubuh Polri, Cukupkah dengan Reformasi Kultural?
• 18 jam lalukompas.id
thumb
Persib Kehilangan Layvin Kurzawa hingga BRI Super League Musim Ini Berakhir
• 8 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.