Manado: Asisten Bidang Perekonomian dan Kesra Setda Provinsi Sulawesi Utara, Jimmy Ringkuangan, mengatakan hingga saat ini sebanyak 381.004 warga Sulawesi Utara telah menikmati manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Program MBG tersebut telah menjangkau 3.320 sekolah,” kata Jimmy Ringkuangan di Manado, seperti dilansir Antara, Selasa, 12 Mei 2026.
Jimmy merinci, warga penerima manfaat tersebut mencakup 322.382 siswa, 23.707 tenaga pendidik, serta 34.808 kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita (3B). Program ini juga didukung oleh 103 kader lapangan.
Hingga 7 Mei 2026, di provinsi dengan penduduk lebih dari 2,7 juta jiwa tersebut telah berdiri sebanyak 169 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif beroperasi di Sulawesi Utara.
Baca Juga :
Kepala KSP Tinjau Langsung Dapur Program MBG di Jakarta
Keberhasilan jangkauan tersebut, menurut Jimmy, tergambar dari sebaran unit SPPG di seluruh daerah wilayah Provinsi Sulawesi Utara, yaitu:
-
Kota Manado: 41 SPPG
-
Kabupaten Minahasa: 27 SPPG
-
Kabupaten Minahasa Utara: 13 SPPG
-
Kabupaten Minahasa Selatan dan Kepulauan Sitaro: 11 SPPG
-
Kota Bitung, Tomohon, dan Bolaang Mongondow: masing-masing 10 SPPG
-
Kabupaten Kepulauan Sangihe: 8 SPPG
-
Kota Kotamobagu: 7 SPPG
-
Kabupaten Minahasa Tenggara: 6 SPPG
-
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan dan Kepulauan Talaud: masing-masing 5 SPPG
-
Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: 3 SPPG
-
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara: 2 SPPG
“Angka-angka ini bukan sekadar statistik, melainkan manifestasi dari kerja keras kita semua dalam memastikan hak gizi masyarakat terpenuhi secara inklusif tanpa pengecualian geografis,” kata Jimmy.
Jimmy Ringkuangan menyebutkan, program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar kebijakan pemenuhan nutrisi harian, melainkan sebuah investasi jangka panjang bagi kedaulatan bangsa.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Citaringgul, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. ANTARA/M Fikri Setiawan




