Dua Calon Haji Asal Jambi Tertunda Berangkat ke Tanah Suci karena Faktor Kesehatan

pantau.com
11 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Provinsi Jambi menunda keberangkatan dua calon haji asal Kabupaten Merangin yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 19 menuju Tanah Suci karena mengalami gangguan kesehatan berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter.

Dua calon haji tersebut masing-masing bernama Muhammad Ali (51) dan Suradi Kartawiyono (74).

Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj Provinsi Jambi, Wahyudi, mengatakan, "Dua calon haji mengalami kendala faktor kesehatan sehingga tertunda keberangkatannya, nanti kita ikuti perkembangannya."

Hasil Pemeriksaan Kesehatan Jamaah

Wahyudi memastikan kedua calon haji tersebut tidak dapat diberangkatkan berdasarkan surat keterangan dari Balai Karantina Kesehatan (BKK) Kelas II Jambi.

Muhammad Ali dinyatakan mengalami gagal ginjal kronis atau chronic kidney disease (CKD) stadium lima.

Sementara itu, Suradi Kartawiyono diketahui mengalami radang paru atau pneumonia.

Wahyudi menjelaskan Suradi Kartawiyono masih memiliki peluang untuk diberangkatkan pada gelombang berikutnya apabila kondisi kesehatannya membaik.

Ia mengungkapkan, "Oksigen dalam darah (Suradi Kartawiyono) rendah, kita melihat ada potensi dua hari lagi normal dan itu bisa kita gabungkan dengan kelompok terbang yang kosong, yang paling mungkin Kloter 25."

Sementara itu, Muhammad Ali dipastikan gagal melaksanakan ibadah haji tahun 2026 karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan untuk diberangkatkan.

Kloter 19 Berangkat dengan 444 Jamaah

Jumlah jamaah calon haji Kloter 19 yang diberangkatkan ke Tanah Suci tercatat sebanyak 444 orang.

Rincian jamaah Kloter 19 terdiri dari 156 orang asal Kabupaten Kerinci.

Sebanyak 279 jamaah berasal dari Kabupaten Merangin.

Kemudian tiga jamaah berasal dari Kabupaten Muaro Jambi.

Selain itu, terdapat dua petugas dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

Kloter tersebut juga didampingi empat petugas haji daerah.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rupiah Jebol Rp17.500 per Dolar AS, Ini Penyebab Utama Mata Uang RI Terus Tertekan
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Dedi Mulyadi Wacanakan Ganti Pajak Kendaraan di Jabar dengan Sistem Jalan Berbayar
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Jepang U-17 di Piala Asia 2026, Tayang di Mana?
• 12 jam lalumedcom.id
thumb
Media 'Homeless' vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital
• 5 jam lalumediaapakabar.com
thumb
LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar Tuai Sorotan, Ini Latar Belakang Lomba Tersebut
• 15 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.