Sragen, tvOnenews.com - Atap Madrasah Tsanawiyah (MTs) 4 Muhammadiyah Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah roboh, pada Selasa (12/5/2026).
Insiden itu terjadi saat Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sedikitnya tujuh siswa dan satu orang guru mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.
Proses evakuasi berlangsung dramatis, para relawan dan tim medis berlarian dan langsung memberikan pertolongan pertama pada korban.
Ketua PMI Sragen Utami Dewi Mashitoh mengatakan pihaknya mengirimkan dua ambulans dan sejumlah relawan ke sekolah tersebut.
"Kami langsung datang ke lokasi dan memberikan pertolongan pertama kepada sejumlah siswa dan guru. Kemudian korban dievakuasi ke rumah sakit," kata Imas sapaan akrabnya.
Peristiwa terjadi di bangunan sekolah kelas VII. Saat kejadian, terdapat 14 siswa dan satu guru di dalam kelas yang sedang mengikuti pelajaran bahasa Inggris.
Imas mengatakan para siswa yang tekena robohan atap seluruhnya dalam kondisi sadar, namun mengalami sejumlah luka-luka di kepala tangan hingga kaki.
Ia mengatakan setelah diberikan pertolongan pertama pada seluruh korban, mereka dievakuasi ke IGD RSUI Amal Sehat Sragen dan ke IGD RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.
Informasi yang dihimpun di lokasi menyebutkan plafon ruang kelas berukuran 10x8 meter itu sebelumnya sempat runtuh beberapa hari lalu. Namun, ruang tersebut masih tetap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Camat Sambungmacan, Edi Purwanto membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya memperkirakan robohnya atap sekolah diduga karena kondisi kayu penyangga yang sudah lapuk dimakan usia.
Edi menambahkan pihaknya langsung buat rekordinasi dengan berbagai instansi terkait termasuk Korwil pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag) dan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen untuk langkah penanganan darurat. (uti/buz)




