Hebstein: Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Jerman menggelar acara Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) kelima di pada 1–3 Mei 2026 di CVJM Feriendorf, Herbstein, Hessen. Salah satu tujuan kegiatan adalah memperkuat solidaritas antarpelajar Indonesia yang ada di Jerman.
"LDK ini menjadi wadah penting untuk membentuk karakter, mempererat kebersamaan, dan mempersiapkan peserta agar semakin siap mengambil peran dalam pelayanan maupun komunitas," ujar Ketua Pelaksana LDK PPI Jerman 5.0, Antonius Alvin Makmur, dalam keterangannya, Selasa, 12 Mei 2026.
Baca Juga :
TNI AL Sambut Kedatangan KRI Canopus-936 dari JermanAntonius menerangkan, selama kegiatan, peserta mendapatkan pembekalan melalui tiga materi utama yang dirancang untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan sekaligus memperkuat kemampuan interpersonal.
Ketiga materi tersebut mencakup Communication and Conflict Management oleh Firman Martua Tambunan, Leadership Style and Interpersonal Relation oleh Dimas Fakhri Arsaputra, dan Financial and Resource Management oleh Wilson Sebastian.
"Melalui setiap materi dan kegiatan yang ada, kami berharap LDK tidak hanya menjadi acara tahunan, tetapi juga menjadi momen pertumbuhan yang relevan bagi setiap peserta dalam mengenal diri, sesama, dan tujuan pelayanan ke depannya," tuturnya.
Ketua Umum PPI Jerman 2025/2026, Maria Patricia Viannisa, menerangkan, LDK menjadi ruang pertemuan yang mempertemukan PPI cabang dan PPI Jerman dalam satu semangat yang sama. LDK juga menjadi jembatan antara cabang dan pusat.
"Sebagai pengurus, kita adalah wajah dari PPI — Kita adalah representasi paling nyata dari PPI. Untuk kita, pertanyaan yang penting bukanlah PPI itu apa, tapi kita mau PPI jadi seperti apa untuk kita dan orang lain?" jelasnya.
Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman, H.E. Abdul Kadir Jailani saat menyampaikan kuliah umum di acara LDK PPI Jerman. Foto: Istimewa
LDK 5.0 diikuti oleh 90 peserta dan panitia dari 19 cabang PPI di seluruh Jerman. Di luar sesi materi, peserta terlibat dalam berbagai aktivitas kebersamaan seperti treasure hunt dan pentas depan api unggun yang bertujuan mempererat ikatan antarcabang PPI serta menerapkan nilai-nilai kepemimpinan.
Kegiatan dibuka dengan sambutan perwakilan KJRI Frankfurt serta KBRI Berlin, dilanjutkan dengan Duta Besar RI untuk Republik Federal Jerman, H.E. Abdul Kadir Jailani, yang menekankan pentingnya LDK sebagai acara tahunan dalam membentuk karakter dan kapasitas kepemimpinan pelajar Indonesia di Jerman. Beliau turut menyampaikan kuliah umum mengenai dinamika geopolitik global terkini.




