Pantau - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh melaporkan jamaah calon haji asal Aceh mulai menerima dana wakaf Baitul Asyi sebesar 2.000 riyal atau sekitar Rp9,3 juta per orang di Makkah.
Ketua PPIH Embarkasi Aceh Arijal mengatakan dana wakaf tersebut lebih dahulu diterima jamaah Kloter 2 yang saat ini sudah berada di Makkah.
"Kemarin sore jamaah kita Kloter 2 sudah menerima Baitul Asyi di penginapannya, dengan jumlah dana sebesar 2.000 riyal, dibagikan oleh pengurus Baitul Asyi," ungkap Arijal.
Arijal menjelaskan jamaah Kloter 1 belum menerima dana wakaf karena masih berada di Madinah.
Kloter 1 dijadwalkan bergerak menuju Makkah pada Kamis 14 Mei 2026.
"Selanjutnya akan dijadwalkan lagi Kloter 3 hingga seterusnya. Sedangkan Kloter 1 masih di Madinah, bakal mendapatkan dana Baitul Asyi ketika sudah berada di Makkah," ujar Arijal.
Dana Wakaf dari Hotel Baitul AsyiJamaah calon haji Aceh setiap tahun menerima dana kompensasi wakaf dari Hotel Baitul Asyi di Makkah.
Besaran dana wakaf yang diterima jamaah berbeda-beda pada setiap musim haji.
Baitul Asyi merupakan lembaga wakaf produktif di Makkah yang didirikan tokoh Aceh Habib Bugak Al-Asyi pada awal tahun 1800-an.
Aset wakaf tersebut kemudian dikelola menjadi hotel mewah di Makkah.
Hasil pengelolaan hotel itu dibagikan sebagai kompensasi wakaf kepada jamaah haji asal Aceh.
Jamaah Aceh Terima Total 2.750 RiyalSelain menerima dana wakaf Baitul Asyi, jamaah calon haji Aceh juga memperoleh biaya hidup dari Pemerintah Indonesia sebesar 750 riyal atau sekitar Rp3,5 juta per orang.
Dana living cost tersebut dibagikan saat jamaah berada di Asrama Haji Embarkasi Aceh.
"Living cost (biaya hidup) dibagikan saat masuk di asrama, pada saat pembagian dokumen-dokumen lainnya di Aula Jeddah (Asrama Haji Embarkasi Aceh)," kata Arijal.
Secara keseluruhan jamaah calon haji Aceh tahun ini menerima total 2.750 riyal atau sekitar Rp12,8 juta per orang.
Total penerimaan tersebut berasal dari dana wakaf Baitul Asyi dan biaya hidup dari pemerintah.
Arijal juga memastikan kondisi jamaah calon haji Aceh di Arab Saudi hingga saat ini dalam keadaan sehat.
"Alhamdulillah, kondisi jamaah sampai hari ini dalam kondisi sehat, semua tidak ada keluhan yang sakit, mereka masih melakukan umrah, beristirahat," tutur Arijal.




