Dedi Mulyadi Tertibkan Puluhan Bangunan di Jalan Eyckman Bandung

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, BANDUNG - Puluhan bangunan yang terletak di pinggir taman Jalan Eyckman, Kota Bandung, dibongkar oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bersama Satpol PP.

Rencananya, para pedagang di kawasan tersebut bakal direlokasi setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.

BACA JUGA: Sempat Dicibir Habis Bensin, Borneo FC Kini Bikin Persib Bandung Tak Tenang

Dedi mengatakan, pembongkaran sejumlah bangunan di kawasan tersebut dilakukan guna mengembalikan fungsi taman dan trotoar di Jalan Eyckman. Sebelumnya, bangunan tersebut dibangun oleh pedagang yang berjualan di kawasan tersebut.

"Jadi kami mengembalikan fungsi seluruh area sesuai fungsinya. Trotoar sesuai fungsinya, taman sesuai fungsinya yang hampir 35 tahun saya tadi tanya, dibangun tapi tidak difungsikan. Termasuk ini keluhan dari Poltekes (di kawasan Jalan Eyckman), mereka tertutup tidak bisa keluar," kata Dedi di lokasi, Selasa (12/5/2026).

BACA JUGA: Dedi Mulyadi Sudah Berandai-andai Pawai Persib di Luar Bandung, Ini Alasannya

Saat pembongkaran, Satpol PP menurunkan sebuah ekskavator untuk membongkar bangunan-bangunan tersebut. Bahkan, ditemukan mobil box yang menyimpan minuman keras terparkir di kawasan jalan tersebut.

"50-an (bangunan). Kemudian di sini minuman keras tadi hampir satu boks mobil ditemukan, mereka biasa mabok di sini," ujarnya.

BACA JUGA: Polda Jabar Tetapkan 13 Tersangka Kericuhan May Day, Termasuk Inisial Kuplay dan Pablo

Dedi menuturkan, pihaknya memberikan kompensasi kepada para pedagang yang dibongkar bangunannya. Dia juga mengaku akan berkoordinasi dengan Pemda Bandung untuk relokasi para pedagang di kawasan tersebut

"Nanti kita carikan solusi, yang penting mereka pulang ke rumah bekel makan sebulan cukup itu dulu. Nanti kita diskusi apa yang dilakukan bagaimana Ibu Kota Provinsi Jawa Barat ini kelihatan bersih rapih dan indah tapi masyarakat ekonominya berjalan," jelasnya.

Salah seorang pedagang, Sri (45 tahun), mengaku pasrah karena bangunan untuk berjualan buah-buahan dan kopi miliknya, dibongkar oleh pemerintah.

Namun, dia meminta agar disediakan tempat baru agar bisa kembali berjualan demi menghidupi keluargannya.

"Jualan di sini sudah 20 tahun jualan buah, kopi. Saya mah ikhlas, kan ini bukan tempat saya. Harapannya mau ditempatkan lagi. Anak baru masuk kuliah, nanti gimana buat bayarnya. Jadi mau ditempatkan lagi gitu ajalah. Maunya di sini lagi, tapi di mana aja gak apa-apa," ucap Sri.(mcr27/jpnn)


Redaktur : Yessy Artada
Reporter : Nur Fidhiah Sabrina


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Fraksi Golkar DPR: Negara Tak Boleh Kalah oleh Pelaku Kriminal di Jalanan
• 9 menit laluviva.co.id
thumb
Sikap Centil Gubernur Sherly Tjoanda saat Lewati Hutan Bikin Gemas: Gak Tahu Jalan tapi Jalan terus, Menghilang
• 34 menit lalutvonenews.com
thumb
Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia, 23 WNI Dilaporkan Selamat
• 11 jam laluidxchannel.com
thumb
Respons John Herdman soal Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bikin PSSI Senang
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Cak Imin Targetkan Nol Persen Kemiskinan Ekstrem 2026, Fokus di 88 Kabupaten/Kota
• 20 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.