Peristiwa Kelam 13 Mei: Kerusuhan 1998 hingga Bom Surabaya!

rctiplus.com
2 jam lalu
Cover Berita
Peristiwa Kelam 13 Mei: Kerusuhan 1998 hingga Bom Surabaya!Nasional | okezone | Rabu, 13 Mei 2026 - 06:10Dengarkan Berita

JAKARTA – Berbagai peristiwa besar dan bersejarah terjadi pada 13 Mei. Di antaranya kerusuhan Mei 1998 di Jakarta yang berujung pada tumbangnya rezim Orde Baru di bawah Presiden Soeharto. Pada tanggal yang sama, aksi bom bunuh diri di Surabaya pada 2018 juga menggegerkan dunia.

Okezone merangkum sejumlah peristiwa penting yang terjadi pada 13 Mei, dikutip dari Wikipedia, sebagai berikut:

1. Formula 1 Digelar Perdana

Ajang balap mobil Formula 1 pertama kali digelar di Sirkuit Silverstone, Inggris, pada 13 Mei 1950. F1 merupakan kelas tertinggi dalam balap mobil kursi tunggal.

Pada balapan perdana tersebut, pebalap Italia Giuseppe Farina keluar sebagai juara bersama tim Alfa Romeo.

Formula 1 kemudian berkembang menjadi salah satu olahraga paling bergengsi di dunia.

2. Kerusuhan Rasial di Kuala Lumpur

Kerusuhan rasial antara etnis Tionghoa dan Melayu terjadi di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 13 Mei 1969 dan menewaskan ratusan orang.

Baca Juga:Jelang Muktamar NU 2026, Gus Ipul Imbau Pengurus Wilayah-Cabang Tak Terpengaruh Isu

Kerusuhan dipicu ketimpangan sosial dan ekonomi yang memicu ketegangan antar-etnis.

 

3. Paus Yohanes Paulus II Ditembak

Pada 13 Mei 1981, Paus Gereja Katolik Roma ke-264, Paus Yohanes Paulus II, ditembak oleh Mehmet Ali Ağca di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Paus Yohanes Paulus II mengalami luka serius, namun berhasil selamat dari upaya pembunuhan tersebut.

Sebelum penembakan itu, Mehmet Ali Ağca diketahui pernah membunuh wartawan Turki, Abdi İpekçi, pada 1979.

4. Kerusuhan Mei 1998

Indonesia dilanda kerusuhan besar pada 13-15 Mei 1998 sebagai buntut kekecewaan masyarakat terhadap pemerintahan Orde Baru di tengah krisis moneter.

Jakarta menjadi pusat kerusuhan yang dipicu gelombang demonstrasi mahasiswa dan memuncak setelah penembakan empat mahasiswa Universitas Trisakti.

Kerusuhan menyebabkan pembakaran toko, pusat perbelanjaan, dan kendaraan. Aksi kekerasan juga mengarah pada sentimen rasial terhadap etnis Tionghoa serta memicu berbagai tindak kriminal, termasuk kekerasan seksual.

Kerusuhan meluas ke sejumlah daerah dan menelan banyak korban jiwa serta kerugian besar.

Baca Juga:Gudang Ekspedisi di Medan Ludes Terbakar, Kerugian Miliaran Rupiah

Tak lama setelah peristiwa itu, Presiden Soeharto mengundurkan diri setelah 32 tahun berkuasa. Peristiwa tersebut menjadi penanda berakhirnya era Orde Baru dan awal Reformasi.

 

5. Bom Tiga Gereja di Surabaya

Serangan bom bunuh diri terjadi di tiga gereja di Surabaya, Jawa Timur, pada 13 Mei 2018.

Tiga gereja yang menjadi sasaran yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela, GKI Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat Surabaya Jemaat Sawahan.

Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 18 orang dan dilakukan satu keluarga yang terafiliasi dengan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) pendukung ISIS.

Pelaku melibatkan istri dan anak-anaknya dalam aksi teror, yang menjadi salah satu kasus pertama aksi bom bunuh diri keluarga di dunia.

Beberapa jam setelah ledakan di gereja, bom juga meledak di rumah susun Wonocolo, Sidoarjo. Keesokan harinya, bom bunuh diri kembali terjadi di Markas Polrestabes Surabaya.

#nasional

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tambang Ilegal Marak di Kawasan IKN, Otorita Lakukan Hal Ini
• 14 jam lalubisnis.com
thumb
TikTok Uji Model Bebas Iklan di Inggris, Berbayar Rp 94 Ribu per Bulan
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bos Aramco Prediksi Krisis Pasar Minyak Global Bisa Terjadi hingga 2027, Meskipun Selat Hormuz Dibuka
• 21 jam laluviva.co.id
thumb
WNA di Jakarta yang Kontak Erat Hantavirus Kapal Pesiar Dinyatakan Negatif
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Rupiah Melemah Emas Melonjak, Begini Gambaran Sederhana Kaitannya
• 13 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.