Seoul: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menekankan pentingnya penguatan pasukan mortir dan meriam howitzer saat melakukan inspeksi ke pabrik-pabrik amunisi utama di negara tersebut.
Media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA) melaporkan, Kim mengunjungi beberapa perusahaan industri amunisi pada hari Senin guna meninjau pelaksanaan rencana produksi amunisi nasional untuk semester pertama tahun ini.
Dalam kunjungannya ke pabrik produksi peluru, orang nomor satu di Korea Utara tersebut menetapkan tugas penting untuk membangun sistem produksi peluru serbaguna presisi tinggi dengan berbagai kaliber
Berdasarkan laporan KCNA yang dikutip Yonhap, Rabu, 13 Mei 2026, Kim berulang kali menegaskan perlunya memperkuat pasukan mortir dan howitzer, serta memajukan tugas pembangunan kompleks produksi artileri khusus dan pabrik senjata ringan.
Kim didampingi oleh sejumlah pejabat pertahanan utama, di antaranya Sekretaris Partai Jo Chun-ryong dan Direktur Pertama Departemen Industri Amunisi Partai Kim Jong-sik.
Langkah ini sejalan dengan upaya berkelanjutan Korea Utara untuk memperkuat kapabilitas militer mereka sesuai dengan rencana pengembangan pertahanan lima tahun yang diumumkan pada kongres partai Februari lalu.
Dalam kunjungan ke pabrik amunisi pekan lalu, Kim mengungkapkan rencana Korea Utara untuk mengerahkan meriam howitzer swagerak 155 mm baru di sepanjang perbatasan dengan Korea Selatan pada akhir tahun ini.
Selain itu, ia juga memantau uji penilaian manuver kapal perusak Choe Hyon berbobot 5.000 ton menjelang masa penugasannya secara resmi. (Kelvin Yurcel)
Baca juga: Pertama dalam Sejarah, Pasukan Korea Utara Ikut Parade Hari Kemenangan Rusia




