PT Catur Mitra Sejati Sentosa (Mitra10) memperluas jaringan ritel bahan bangunan dengan membuka dua toko baru di Bali dan Makassar pada 13 Mei 2026. Ekspansi ini dilakukan di tengah upaya PT Catur Sentosa Adiprana Tbk (CSAP) memperkuat bisnis ritel modern dan memperluas penetrasi pasar di berbagai daerah.
Dua toko baru tersebut berlokasi di Jalan Imam Bonjol, Denpasar, Bali dan Jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar. Dengan tambahan itu, jumlah toko Mitra10 kini mencapai 59 gerai di seluruh Indonesia.
Toko di Denpasar menjadi gerai ketiga Mitra10 di Bali setelah sebelumnya hadir di Bypass Ngurah Rai dan Gatot Subroto Barat. Gerai tersebut memiliki luas area penjualan sekitar 5.000 meter persegi dan gudang seluas sekitar 6.000 meter persegi.
Sementara itu, toko di Makassar menjadi gerai kedua setelah Mitra10 Tallasa City dengan luas area penjualan sekitar 1.500 meter persegi dan gudang sekitar 1.000 meter persegi.
Direktur Utama Mitra10 Andy Totong mengatakan ekspansi dilakukan untuk mendekatkan layanan perusahaan kepada konsumen di tengah kebutuhan renovasi dan bahan bangunan yang terus meningkat.
“Mitra10 kini hadir lebih dekat dengan pelanggan yang merupakan prioritas kami. Mitra10 menawarkan pilihan lengkap lebih dari 65.000 produk berkualitas dengan harga kompetitif sehingga memudahkan pelanggan dalam melakukan renovasi,” ujar Andy.
Menurut dia, Mitra10 menyediakan produk dalam 12 kategori mulai dari bahan bangunan, lantai dan dinding, perlengkapan kamar mandi, elektronik rumah tangga, hingga perlengkapan dapur.
Selain memperluas jaringan toko fisik, perusahaan juga memperkuat kanal penjualan digital melalui aplikasi Mitra10 dan sejumlah marketplace seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan Blibli.
Perseroan menyebut ekspansi ritel dilakukan seiring pertumbuhan kinerja keuangan CSAP pada kuartal I 2026. Hingga akhir Maret 2026, CSAP membukukan pendapatan sebesar Rp4,19 triliun atau tumbuh 1,4% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp4,14 triliun.
Laba bersih tercatat sebesar Rp19,62 miliar atau meningkat 361% dibandingkan kuartal I 2025 yang sebesar Rp4 miliar.
Baca Juga: VIVA Apotek Akuisisi Farmaku, Ekspansi Jaringan Kini Jadi 125 Gerai di 44 Kota
Baca Juga: Transaksi Global Melesat, Mandiri Ekspansi QRIS ke Tiongkok
Baca Juga: Indodax Ekspansi ke Bali Demi Perkuat Ekosistem Kripto
Manajemen menyebut pertumbuhan tersebut didorong strategi efisiensi operasional, penguatan jaringan distribusi, dan ekspansi ritel modern.
Saat ini segmen distribusi memberikan kontribusi penjualan sebesar 60% terhadap pendapatan perseroan dengan pertumbuhan 4%. Adapun segmen ritel menyumbang 40% penjualan meski mengalami koreksi pertumbuhan 2% akibat libur panjang Idulfitri pada Maret 2026.
Sepanjang 2026, Mitra10 menargetkan pembukaan minimal empat toko baru di sejumlah wilayah, termasuk Bali, Makassar, dan Bandung.





