Nadiem soal Dituntut Jaksa Bayar Uang Pengganti Rp5,6 Triliun: Ini Menyakiti Hati Saya

kompas.tv
15 jam lalu
Cover Berita
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook, Nadiem Anwar Makarim saat mengikuti sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026). Nadiem Anwar Makarim merespons terkait dirinya dituntut jaksa penuntut umum untuk membayar uang pengganti senilai Rp5,6 triliun dalam kasus dugaan korupsi Chromebook. (Sumber: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym.)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Anwar Makarim merespons terkait tuntutan jaksa penuntut umum kepada dirinya untuk membayar uang pengganti senilai Rp5,6 triliun dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Nadiem mengaku bingung dengan tuntuan uang pengganti tersebut. Ia juga menyebut hal itu menyakiti hatinya.

"Yang lebih menyakiti hati saya, dan ini hal yang saya tidak mengerti karena saya sudah mengabdikan diri saya 9-10 tahun kepada negara ini, bahwa ada uang pengganti," kata Nadiem usai sidang tuntutan di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), Rabu (13/5/2026).

"Jadi, tidak cukup saya dimasukkan ke penjara, mereka menggunakan uang pengganti sebesar Rp4 triliun plus Rp809 miliar, jadi totalnya itu Rp5 triliun," sambungnya.

Baca Juga: Nadiem: Kenapa Tuntutan Saya Lebih Besar daripada Pembunuh dan Teroris?

Padahal, menurut Nadiem, total kekayaannya hingga akhir masa jabatannya sebagai menteri tidak sampai Rp 500 miliar.

Ia menjelaskan, besaran uang pengganti yang dituntut kepadanya merupakan angka kekayaan saat PT Gojek Indonesia perdana melantai di bursa (IPO).

"Dia (jaksa) menggunakan satu angka yang menjadi puncak nilai kekayaan saya pada saat IPO. Cuma sekejap itu. Itu artinya kekayaan yang tidak riil atau fiktif, dia menggunakan angka itu lalu dijadikan uang pengganti. Mereka tahu saya tidak punya uang itu. Jadi kenapa itu dilemparkan kepada saya?," katanya seraya bertanya.

Nadiem menegaskan, harta kekayaannya saat IPO PT Gojek tidak memiliki hubungan dengan kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook yang saat ini menjeratnya.

"Yang lebih mengejutkan lagi adalah tidak ada hubungannya. Uang itu adalah kekayaan sah yang saya dapatkan menciptakan jutaan pekerjaan dengan saham Gojek," ucapnya.

Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • nadiem makarim
  • jaksa
  • uang pengganti
  • tuntutan nadiem makarim
  • kasus korupsi chromebook
  • sidang tuntutan nadiem
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wall Street Beragam, S&P dan Nasdaq Catat Rekor Lagi
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Eks Cagub DKI Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan ke MK
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Hujan Deras Berkepanjangan Picu Pergerakan Tanah di Cilacap
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Polisi Dalami Aksi Komplotan Begal Palmerah, Kemungkinan Beraksi di Tempat Lain
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.