Seolah Tak Ada Rasa Bersalah, Juri LCC MPR Kalbar Justru Tantang Netizen Hingga Tegas Sebut Tim Lawan Layak Menang

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Baru-baru ini media sosial dihebohkan dengan viralnya video penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat tau LCC MPR di Kalimantan Barat.

Hal itu bermula saat Regu C yang berasal dari SMAN 1 Pontianak menjawab pertanyaan tentang tata cara pemilihan anggota BPK. Namun jawaban dari Regu C tersebut disebut salah oleh para juri dan mendapatkan pengurangan poin.

Pertanyaan pun kembali dilempar dan dijawab oleh regu lain yaitu Regu B dari SMAN 1 Sambas dengan jawaban yang sama dan dibenarkan oleh juri.

Siswi bernama Josepha Alexandra dari Regu C pun tak terima dan memprotes bahwa jawaban yang diberikan Regu B sama dengan miliknya.

“Izin, kami tadi menjawabnya sama seperti Regu B,” kata Josepha Alexandra.

Yang membuat netizen geram adalah respons dari juri dan juga MC yang seolah menyudutkan Regu C.

Salah satu dewan juri yaitu Indri Wahyuni justru menekankan soal artikulasi yang jelas dalam menjawab pertanyaan.

Setelah peristiwa tersebut tersebar luas di media sosial, netizen pun banyak mengulik soal sosok dewan juri dan MC acara tersebut.

Dugaan status WhatsApp milik Indri Wahyuni pun turut tersebar luas di media sosial.

Kepala Bagian Sekretariat Badan Sosialisasi MPR RI itu seolah menantang warganet untuk membongkar LHKPN miliknya.

Dalam status bernama kontak 'Bu Indri MPR ', terlihat ia yang tampak menuliskan pesan dalam bahasa Inggris.

"They deserve the win and the explanation why they are still the winner of the game. Focusing on one school and neglecting justice for other is a part of the biggest ignorance that one could do…,“ tulis status yang diduga milik Indri Wahyuni, mengutip Instagram @jakartapening, 

(Terjemahan: Mereka pantas menang dan mendapatkan penjelasan mengapa mereka tetap menjadi pemenang dalam kompetisi tersebut. Berfokus hanya pada satu sekolah dan mengabaikan keadilan untuk yang lain adalah bagian dari bentuk ketidaktahuan terbesar yang bisa dilakukan seseorang)

Dalam foto kedua, Indri menyinggung soal hasil akhir dari LCC MPR tersebut yang tetap di.enangkan oleh SMAN 1 Sambas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Senyum Epon di Atas Kursi Roda, Pergi Haji dari Bertani Bersama Suami
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tantangan ESG Tambang Batu Bara, Emisi hingga Dampak Sosial Jadi Sorotan
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Jemaah Haji Kategori Risiko Tinggi Mencapai 83 Persen, Pemerintah Perketat Layanan Kesehatan
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rekayasa Lalin Selama Jalan Daan Mogot Jakbar Ditutup Sebagian untuk Proyek Galian hingga 2027
• 5 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.