TANGERANG, KOMPAS.com - Peternak sapi asal Kota Tangerang, Muhammad Rozi (53), menjual sapi kurban berbobot 1,1 ton bernama “Sambo” ke Presiden Prabowo Subianto untuk Idul Adha 2026.
Sapi jenis Brangus itu dipelihara Rozi selama tiga tahun sebelum akhirnya lolos seleksi hewan kurban presiden.
“Bobotnya itu sudah ditimbang 1,1 ton. Mungkin sekarang sudah lebih dari 1.100 kg,” ujar Rozi saat ditemui Kompas.com di kandangnya, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (14/5/2026).
Baca juga: Sapi Suro 1,07 Ton Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Jepara pada Idul Adha 2026
Sapi bernama Sambo itu dibeli oleh Rozi saat masih berusia dua tahun dari Jawa Timur.
KOMPAS.com/INTAN AFRIDA RAFNI Pemilik ternak sapi, Muhammad Rozi, saat sedang mengelus badan Sambo, sapi jenis Brangus yang dipilih Prabowo Subianto untuk berqurban di Kota Tangerang.
Selama dipelihara, Sambo mendapatkan perawatan khusus agar pertumbuhannya maksimal.
“Makannya teratur dan kebersihannya teratur juga. Pagi kita mandikan, sore sebelum tidur kita mandikan lagi,” kata dia.
Sambo selalu dimandikan sebanyak dua kali dalam sehari, yakni pukul 08.00 WIB dan 16.00 WIB.
Untuk pakannya, Sambo mengonsumsi ampas tahu, rumput, jerami, konsentrat, hingga limbah singkong.
“Kalau ampas tahu sekitar 30 kilo sehari. Konsentrat satu kilo, singkong bisa tiga kilo,” kata Rozi.
Baca juga: Haru Peternak Buleleng, Sapi 868 Kg Miliknya Dibeli Prabowo Rp162 Juta, Dulu Beli Rp11 Juta
Sedangkan untuk minum, per hari bisa menghabiskan 30 liter air.
Adapun nama “Sambo” sendiri diberikan Rozi karena bentuk tubuh sapi yang besar dan berwarna hitam.
Tingginya mencapai 160 sentimeter (cm) dengan panjang mencapai tiga meter.
Adapun nama tersebut terlintas saat kasus Irjen Ferdy Sambo ramai diberitakan pada 2023.
“Waktu itu lagi ramai di TV soal Sambo. Pas sapi saya datang, saya bilang ‘wah kayak Sambo nih, seram’. Ya sudah keterusan sampai sekarang,” kata dia.