Grid.id - Bagaimana tips membersihkan piring bekas makanan santan usai Idul Adha? Yuk simak!
Setelah Idul Adha, dapur biasanya dipenuhi aneka masakan berbahan santan seperti gulai, tongseng, kari, hingga opor. Rasanya memang nikmat, tetapi bekas santan dan minyak pada piring sering kali membuat proses mencuci jadi lebih merepotkan.
Lapisan lemak yang menempel bisa terasa licin, sulit hilang, bahkan meninggalkan bau kalau tidak dibersihkan dengan benar. Oleh karena itu, mencuci piring bekas masakan bersantan tidak cukup hanya dibilas sekali.
Ada beberapa cara sederhana yang bisa membantu piring kembali bersih, tidak berminyak, dan lebih higienis digunakan kembali. Berikut lima tips membersihkan piring bisa dicoba setelah momen Idul Adha.
1. Buang sisa kuah dan minyak sebelum dicuci
Sebelum mulai mencuci, buang dulu sisa kuah santan dan minyak yang masih tertinggal di piring. Jangan langsung menyiram semuanya dalam jumlah banyak karena lemak bisa menumpuk di saluran pembuangan dan memicu penyumbatan.
Gunakan tisu dapur atau spatula kecil untuk mengangkat sisa minyak tebal pada permukaan piring. Cara ini membantu proses pencucian jadi lebih ringan dan sabun bekerja lebih efektif.
2. Bilas dengan air hangat
Air hangat membantu melarutkan minyak dan lemak dari santan lebih cepat dibanding air dingin. Setelah sisa makanan dibuang, bilas piring menggunakan air hangat secukupnya agar lapisan licin mulai berkurang.
Tidak perlu memakai air yang terlalu panas. Air hangat biasa sudah cukup membantu mengangkat minyak yang menempel. Cara ini juga membuat spons tidak cepat kotor atau berminyak saat dipakai mencuci banyak piring sekaligus.
3. Gunakan sabun cuci piring secukupnya
Baca Juga: 5 Tips Membersihkan Noda Darah Hewan Kurban yang Menempel di Pakaian, Segera Bilas Dulu dengan Air Dingin!
Masakan bersantan biasanya meninggalkan lapisan lemak yang lebih tebal dibanding masakan biasa. Karena itu, gunakan sabun cuci piring secukupnya pada spons, lalu gosok seluruh permukaan piring hingga bagian pinggir dan bawah.
Apabila piring terasa masih licin setelah dibilas, ulangi pencucian sekali lagi. Jangan terburu-buru menyusun piring saat masih terasa berminyak karena sisa lemak bisa meninggalkan bau tidak sedap setelah kering.
4. Pisahkan spons untuk noda berat
Saat Idul Adha, jumlah cucian dapur biasanya jauh lebih banyak dari hari biasa. Agar spons tetap higienis, sebaiknya gunakan spons khusus untuk mencuci peralatan yang sangat berminyak atau penuh santan.
Cara ini membantu menjaga spons utama tidak cepat bau dan tidak terlalu dipenuhi lemak. Setelah selesai digunakan, cuci spons hingga bersih lalu peras dan keringkan supaya tidak lembap.
5. Keringkan sebelum disimpan
Setelah piring selesai dicuci, pastikan piring benar-benar kering sebelum dimasukkan ke lemari. Sisa air yang bercampur minyak kadang masih meninggalkan bau jika langsung ditumpuk dalam keadaan lembap.
Gunakan rak pengering atau lap bersih agar piring cepat kering. Selain menjaga kebersihan, langkah ini juga membantu peralatan makan tetap nyaman dipakai kembali untuk hidangan berikutnya.
Masakan bersantan memang jadi salah satu menu favorit saat Idul Adha. Namun di balik nikmatnya gulai atau opor, peralatan makan yang penuh minyak juga perlu dibersihkan dengan benar agar dapur tetap bersih dan nyaman.
Dengan membuang sisa minyak lebih dulu, memakai air hangat, serta mencuci hingga benar-benar tidak licin, piring bekas masakan santan bisa kembali bersih tanpa perlu usaha berlebihan. Itulah tadi tips membersihkan piring bekas makanan bersantan setelah Idul Adha. (*)
Artikel Asli




