Pemerintah AS Hapus Jaminan Visa hingga USD15.000 bagi Penonton Piala Dunia

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan membebaskan kewajiban visa bond atau jaminan visa bagi pemegang tiket Piala Dunia FIFA 2026.

Pemerintah AS Hapus Jaminan Visa hingga USD15.000 bagi Penonton Piala Dunia. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - Pemerintah Amerika Serikat (AS) memutuskan membebaskan kewajiban visa bond atau jaminan visa bagi pemegang tiket Piala Dunia FIFA 2026. Kebijakan tersebut diumumkan di tengah kekhawatiran biaya perjalanan yang meningkat bagi penonton internasional menuju ajang sepak bola terbesar dunia itu.

Sebelumnya, sejumlah pelancong dari berbagai negara diwajibkan membayar visa bond sebesar USD5.000 hingga USD15.000 untuk memperoleh visa kunjungan sementara ke AS. Dana tersebut akan dikembalikan setelah pengunjung meninggalkan wilayah AS.

Baca Juga:
Jelang FIFA Series 2026, Pelatih Timnas Indonesia Targetkan 80 Ribu Suporter Ramaikan SUGBK

Aturan itu mulai diterapkan sejak Agustus tahun lalu dan berlaku bagi warga dari 50 negara.

Asisten Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Konsuler, Mora Namdar, mengatakan pemerintah akan membebaskan biaya jaminan tersebut bagi penggemar yang memenuhi persyaratan tertentu.

Baca Juga:
Bos FIFA Ungkap Permintaan Tiket World Cup 2026 Tembus 500 Juta, Tertinggi dalam Sejarah

Kebijakan berlaku untuk penggemar yang telah membeli tiket Piala Dunia dan mendaftar dalam program FIFA PASS hingga 15 April 2026.

Pemerintah AS sebelumnya juga telah memberikan pengecualian serupa bagi anggota tim peserta yang memenuhi syarat, termasuk pemain, pelatih, dan staf pendukung.

Baca Juga:
FIFA Naikkan Dana Pembayaran untuk Tim Partisipan World Cup 2026 hingga 10 Persen

"Kami tetap berkomitmen memperkuat prioritas keamanan nasional AS sambil memfasilitasi perjalanan yang sah untuk turnamen Piala Dunia mendatang," ujar Namdar dalam keterangannya yang dikutip dari laman Aljazeera, Kamis (14/5/2026).

Meski demikian, Departemen Luar Negeri AS menegaskan seluruh pengunjung tetap harus melalui proses pemeriksaan visa standar.

Setidaknya terdapat lima negara peserta Piala Dunia yang sebelumnya masuk dalam kebijakan visa bond, yakni Algeria, Cabo Verde, the Ivory Coast, Senegal dan Tunisia.

Departemen Luar Negeri AS memperkirakan sekitar 10 juta pengunjung akan datang ke negara tersebut selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Turnamen dijadwalkan dimulai pada 11 Juni dan berlangsung di sejumlah kota di AS, Meksiko, serta Kanada.

Kebijakan imigrasi pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya menjadi sorotan karena dinilai bertentangan dengan komitmen FIFA yang ingin menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai turnamen paling inklusif dalam sejarah.

Selain kebijakan visa bond, setidaknya 39 negara juga masih berada dalam cakupan larangan perjalanan yang lebih luas. Di antaranya Iran dan Haiti yang juga menjadi peserta Piala Dunia, sementara the Ivory Coast dan Senegal masih dikenakan pembatasan perjalanan parsial.

Sejumlah organisasi hak asasi manusia juga menyoroti isu penegakan kebijakan imigrasi selama penyelenggaraan turnamen, termasuk peran Immigration and Customs Enforcement (ICE) dalam pengamanan pertandingan di AS.

(Shifa Nurhaliza Putri)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Karena PSM Makassar, Persija Jakarta Sejak Awal Sudah Diragukan Juara: Bagaimana dengan Persib Bandung?
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Trump Tegaskan: Masalah Iran Tidak Memerlukan Bantuan Xi Jinping
• 7 jam laluerabaru.net
thumb
Rustic Market Explore The Museum, Wisata Bernuansa Eropa Instagramable di Bogor-Gaya Hidup
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PPPK & PPPK Paruh Waktu Dahulu yang Diangkat PNS, Bukan Guru Honorer
• 4 jam lalujpnn.com
thumb
Prabowo Semprot Eksportir Sawit Cs, Kekayaan RI Jangan Kabur ke Luar Negeri!
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.