FORE Belum Berencana Naikkan Harga di Tengah Gejolak Global

idxchannel.com
4 jam lalu
Cover Berita

FORE menilai dampak kenaikan biaya masih dapat diredam karena perseroan telah memiliki kontrak kerja sama yang mengikat dengan pemasok sepanjang 2026.

FORE Belum Berencana Naikkan Harga di Tengah Gejolak Global (Foto: dok FORE)

IDXChannel - PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE) belum berencana menaikkan harga produk pada 2026 meski gejolak geopolitik global mulai memicu kenaikan biaya operasional dan bahan baku.

Presiden Direktur FORE, Vico Lomar mengatakan, ketegangan di Timur Tengah khususnya penutupan Selat Hormuz mulai memberikan dampak langsung terhadap kenaikan harga bahan bakar, terutama BBM non-subsidi dan solar industri.

Baca Juga:
Ekspansi Agresif FORE Jadi Kunci Penjualan Melejit di Kuartal I-2026

“Atas kondisi tersebut, Perseroan telah menerima sejumlah proposal kenaikan harga dari para vendor,” ujar Vico dalam laporan hasil public expose di keterbukaan informasi, Rabu (13/5/2026).

Meski demikian, FORE menilai dampak kenaikan biaya masih dapat diredam karena perseroan telah memiliki kontrak kerja sama yang mengikat dengan pemasok sepanjang 2026.

Baca Juga:
FORE Siapkan Capex Rp250 Miliar, Targetkan Buka 100 Gerai Baru di 2026

Vico menjelaskan, potensi kenaikan harga bahan baku diperkirakan masih dalam skala terbatas, dengan tekanan terbesar diprediksi terjadi pada komoditas berbahan dasar plastik.

Sebagai langkah mitigasi, perseroan telah menerapkan strategi penguncian harga atau price lock serta kontrak tahunan untuk sejumlah bahan baku yang dinilai rentan mengalami kenaikan harga tahun ini.

Baca Juga:
Saldo Laba Minus, FORE Tiadakan Pembagian Dividen

"Karena itu pada 2026 Perseroan tidak memiliki rencana untuk menaikkan harga produk Fore Coffee," tutur dia.

Sementara itu, FORE menyiapkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp250 miliar pada 2026.

Direktur FORE, Tjong Pie Chen mengatakan, sebagian besar dana capex akan dialokasikan untuk pengembangan jaringan gerai Fore Coffee dan Fore Donut.

Rinciannya, sekitar Rp200 miliar disiapkan untuk ekspansi Fore Coffee, sedangkan Rp50 miliar akan digunakan untuk pengembangan Fore Donut serta pembangunan central kitchen.

"Tahun ini, FORE berencana tetap bertumbuh melalui ekspansi gerai yang berkelanjutan," ujar Tjong.

Perseroan menargetkan pembukaan sekitar 100 outlet baru sepanjang tahun ini. Jumlah tersebut lebih tinggi dibanding realisasi pembukaan gerai pada tahun sebelumnya.

Ekspansi akan difokuskan untuk memperluas jaringan Fore Coffee dan Fore Donut di berbagai wilayah potensial.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Harga Cabai hingga Ayam di Pasar Baru Bekasi Naik, Warga Mulai Kurangi Belanja
• 5 jam lalukompas.com
thumb
Cuaca Panas? Coba Resep Es Teler Creamy Ini Yuk, Menggoda Banget!
• 4 jam laluherstory.co.id
thumb
Tim SAR Lanjutkan Pencarian Nelayan yang Hilang di Pantai Baru Bantul usai Perahunya Terhantam Ombak
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Sudah Disambut Xi Jinping Kamis Pagi, Ini Agenda Trump Selama di China
• 2 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bocah SD Tewas Usai Tertimpa Patung di Museum Ranggawarsita Semarang
• 10 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.