Di Balik Nama Sambo, Sapi Kurban Prabowo di Tangerang yang Ternyata "Kolokan"

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Tubuhnya besar dengan warna hitam pekat.

Namanya pun “Sambo”, identik dengan sosok yang sempat terlibat kasus besar di Indonesia.

Namun di balik nama dan tampilannya, sapi kurban milik Presiden Prabowo Subianto di Tangerang itu justru memiliki sifat manja.

Baca juga: Cerita Rozi Merawat Sambo, Sapi Brangus yang Dilirik Prabowo untuk Kurban di Tangerang

Peternak sapi di Tangerang, Muhammad Rozi (53), mengatakan, Sambo bukan tipe sapi yang agresif meski memiliki tubuh besar.

Justru ia menilai, sapi tersebut cenderung “kolokan” kepada orang yang sudah akrab dengannya.

“Dia enggak agresif, malah kolokan. Maunya diusap-usap,” ujar Rozi saat ditemui Kompas.com di kandangnya, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (14/5/2026).

Baca juga: Penampakan Sambo, Sapi Kurban Prabowo 1,1 Ton Seharga Rp 122 Juta

Sejak 2023, Sambo dirawat oleh Rozi. Saat pertama kali datang, ia melihat tampilan sapi jenis Brangus itu besar dan sangat seram.

Namun setelah tiga tahun dirawat oleh Rozi, sapi tersebut perlahan-lahan sudah mengenali dirinya dan terbiasa berinteraksi setiap hari.

“Apalagi kalau mau makan atau dimandiin, biasanya langsung berdiri,” kata dia.

Baca juga: Sapi “Sambo” Berbobot 1,1 Ton di Tangerang Dibeli Prabowo untuk Idul Adha 2026

Setiap hari, Rozi rutin membersihkan kandang, memandikan, hingga memberi makan Sambo agar kondisinya tetap sehat menjelang Idul Adha 2026.

Dalam sehari, Sambo bisa dimandikan sebanyak dua kali, yakni pukul 08.00 WIB dan 16.00 WIB.

Memandikan juga tidak sulit, hanya disemprot dan digosok dengan alat mandi sapi yang terlihat berbahan besi.

"Enggak lama, paling 10 menit mandiin dia," kata Rozi.

Baca juga: Harga Sapi Kurban 2026 Naik? Ini Rincian, Syarat, dan Tips Memilihnya

Kalau di pagi hari, tepatnya setelah dimandikan, Sambo diberikan makan rumput sebanyak 20 kilogram (kg).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Siang harinya, pukul 14.00 WIB, Sambo diberikan makan ampas tahu sekitar 30 kg, konsentrat satu kg, dan singkong tiga kg.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Analisis Pengamat soal Eropa Kerahkan Armada Perang ke Selat Hormuz, Tekan AS atau Iran?
• 29 menit lalukompas.tv
thumb
Satu Pemain Asing Persib Bandung Tiba-tiba Dilirik Klub Kasta Teratas Eropa
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
MK pertimbangkan panggil KPRP terkait uji UU Polri
• 17 jam laluantaranews.com
thumb
Prabowo Pastikan Uang Hasil Rampasan Dipakai buat Perbaiki Sekolah dan Puskesmas
• 8 jam laluliputan6.com
thumb
Tidak Hadir di Persidangan, Bagaimana Kondisi Kesehatan Andrie Yunus?
• 22 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.