KOMPAS.TV - Inggris akan mengerahkan drone, jet tempur dan kapal perang sebagai bagian dari misi multinasional di masa depan untuk mengamankan Selat Hormuz.
Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan, kapal perusak HMS Dragon akan ditempatkan lebih awal di kawasan tersebut dan bersiap bergabung dalam rencana keamanan yang dipimpin Inggris dan Prancis begitu pertempuran berakhir.
Prancis juga mengumumkan, pekan ini mereka memindahkan kelompok serangan kapal induknya ke Laut Merah sebagai persiapan untuk misi potensial di selat tersebut.
Selain Inggris, sejumlah negara Eropa dilaporkan juga mengirim kapal mereka ke Timur Tengah. Prancis mengerahkan kapal induknya Charles de Gaulle.
Sementara Jerman mengirim kapal penyapu ranjau.
Apakah pengerahan armada perang Eropa akan memberi impact pada AS dan Iran yang saat ini "saling kunci" di Selat Hormuz?
Sementara Iran tengah bersiap, jika Amerika memutuskan memilih peperangan sebagai jawaban kebuntuan negosiasi damai.
Kita bahas bersama Pengamat Timur Tengah dari Asia Middle East Center, Pizaro Gozali.
Dan Pengamat Militer dari Center for Intermestic and Diplomatic Engagement, Anto Aliabbas.
Baca Juga: [FULL] Iran vs AS di Selat Hormuz, Mampukah Armada Nyamuk Iran Lumpuhkan Kekuatan Angkatan Laut AS?
#iran #amerika #selathormuz
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- armada perang eropa
- amerika
- iran
- trump
- selat hormuz
- eropa





