Smart #2 Resmi Diperkenalkan, Mobil Listrik Mini dengan Tampilan Futuristis

eranasional.com
13 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM –  Produsen otomotif Smart resmi memperlihatkan gambar perdana mobil listrik kompak terbaru mereka yang diberi nama Smart #2. Kehadiran model ini menandai langkah baru Smart untuk kembali masuk ke segmen city car mungil yang selama bertahun-tahun menjadi identitas utama merek tersebut.

Mobil konsep tersebut diperkenalkan sebagai gambaran awal arah desain dan strategi baru Smart dalam menghadapi perkembangan pasar kendaraan listrik global, khususnya di kawasan perkotaan Eropa yang kini semakin membutuhkan kendaraan ringkas, efisien, dan mudah digunakan di jalanan padat.

Menurut laporan Car Magazine, Smart #2 diposisikan sebagai model yang berada di bawah Smart #1 dan Smart #3 yang lebih dulu meluncur setelah restrukturisasi perusahaan melalui kerja sama antara Geely dan Mercedes-Benz. Jika Smart #1 dan #3 bermain di segmen crossover kompak, maka Smart #2 akan mengisi celah pasar kendaraan listrik mikro yang lebih kecil dan praktis.

Desain Smart #2 disebut membawa nuansa khas model-model Smart generasi awal yang sempat populer pada awal tahun 2000-an. Dimensi bodinya dibuat sangat ringkas dengan pendekatan desain retro modern yang dipadukan elemen futuristis khas kendaraan listrik masa kini.

Dari gambar resmi yang dirilis, Smart #2 terlihat mempertahankan siluet mungil dengan proporsi pendek dan tinggi yang selama ini menjadi ciri khas Smart Fortwo. Namun desainnya kini dibuat lebih modern dengan garis bodi tegas, pencahayaan LED tipis, serta tampilan aerodinamis yang menyesuaikan kebutuhan kendaraan listrik modern.

Langkah Smart menghadirkan kembali mobil berukuran kecil dinilai sebagai respons terhadap perubahan kebutuhan mobilitas masyarakat perkotaan. Di banyak kota besar Eropa, ruang parkir yang semakin terbatas, kemacetan tinggi, serta aturan emisi yang ketat membuat kendaraan kecil kembali diminati.

Selain itu, meningkatnya biaya energi dan kebutuhan kendaraan hemat operasional turut mendorong permintaan mobil listrik mungil yang efisien untuk penggunaan harian. Smart melihat peluang tersebut sebagai pasar potensial yang masih terbuka luas, terutama di segmen pengguna urban.

CEO Smart Europe Wolfgang Ufer mengatakan peluncuran konsep Smart #2 menjadi momen penting dalam perjalanan baru perusahaan. Menurut dia, kendaraan tersebut menjadi simbol kembalinya Smart ke akar identitas yang selama ini dikenal sebagai spesialis mobil perkotaan berukuran kecil.

“Bagi saya pribadi, ini adalah momen yang sangat istimewa untuk memperkenalkan Konsep #2 sebagai gambaran konkret pertama mengenai reinvensi mobil dua tempat duduk ikonik kami,” ujar Wolfgang Ufer.

Ia mengatakan Smart #2 dirancang berdasarkan kebutuhan nyata konsumen di Eropa yang menginginkan kendaraan lincah, efisien, serta mudah digunakan untuk mobilitas sehari-hari di kawasan urban.

“Ini menandai titik awal penting bagi babak baru Smart, yang akan mencapai momen puncak besar di Eropa pada musim gugur ini. Ini adalah kendaraan yang dibentuk oleh cara pelanggan Smart di Eropa benar-benar hidup dan bergerak tanpa hambatan, lincah, dan efisien,” lanjutnya.

Meski spesifikasi teknis resmi belum diumumkan, Smart #2 diperkirakan akan fokus pada efisiensi energi, biaya operasional rendah, dan kemudahan berkendara di area perkotaan. Mobil ini kemungkinan menggunakan platform kendaraan listrik kompak yang dikembangkan bersama Geely dengan teknologi baterai generasi terbaru.

Sejumlah analis otomotif Eropa memperkirakan Smart #2 akan menawarkan jarak tempuh yang cukup untuk penggunaan harian di dalam kota, dengan ukuran baterai lebih kecil demi menjaga harga tetap kompetitif. Strategi tersebut dinilai penting mengingat pasar city car listrik saat ini semakin ramai dengan hadirnya berbagai model baru dari produsen Eropa maupun Tiongkok.

Dalam beberapa tahun terakhir, Smart memang mengalami transformasi besar. Merek yang dulunya identik dengan mobil dua penumpang ultra-kompak kini mulai memperluas lini produknya ke segmen SUV dan crossover listrik. Perubahan itu terjadi setelah Mercedes-Benz dan Geely membentuk perusahaan patungan untuk mengembangkan Smart sebagai merek kendaraan listrik global.

Smart #1 menjadi model pertama hasil kolaborasi tersebut, diikuti Smart #3 yang hadir dengan dimensi lebih besar dan desain crossover coupe. Kedua model itu menunjukkan perubahan besar arah Smart yang kini mencoba bersaing di pasar kendaraan listrik premium kompak.

Namun melalui Smart #2, perusahaan tampaknya ingin menghidupkan kembali DNA asli mereka sebagai produsen kendaraan perkotaan yang kecil dan praktis. Strategi tersebut dianggap penting karena identitas Smart selama bertahun-tahun memang dibangun melalui kendaraan mungil yang mudah diparkir dan hemat bahan bakar.

Pasar mobil listrik kecil di Eropa sendiri diperkirakan akan terus berkembang dalam beberapa tahun mendatang. Regulasi emisi yang semakin ketat di kota-kota besar mendorong banyak konsumen beralih ke kendaraan listrik berdimensi kompak. Selain itu, sejumlah negara Eropa juga mulai menerapkan pembatasan kendaraan berbahan bakar fosil di pusat kota.

Kondisi tersebut membuat produsen otomotif berlomba menghadirkan mobil listrik kecil dengan harga lebih terjangkau. Smart #2 diprediksi akan bersaing dengan sejumlah city car listrik lain yang mulai bermunculan di pasar Eropa.

Selain menawarkan dimensi ringkas, Smart diperkirakan akan menonjolkan teknologi konektivitas modern, fitur keselamatan aktif, serta sistem hiburan digital yang menjadi kebutuhan utama konsumen muda perkotaan saat ini.

Informasi lengkap mengenai versi produksi Smart #2 diperkirakan akan diumumkan pada Oktober mendatang dalam ajang Paris Motor Show. Pameran otomotif tersebut disebut akan menjadi panggung utama Smart untuk memperlihatkan arah masa depan mereka di industri kendaraan listrik global.

Kehadiran Smart #2 sekaligus menunjukkan bahwa pasar mobil listrik tidak hanya bergerak menuju kendaraan besar dan mahal, tetapi juga kembali membuka peluang bagi city car mungil yang praktis, efisien, dan sesuai kebutuhan mobilitas modern di kawasan perkotaan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasasi Ditolak MA, dr Taufik Eko Tetap Divonis 4 Tahun Penjara terkait Kasus Pemerasan PPDS Undip
• 16 jam lalukompas.tv
thumb
Carlo Ancelotti Perpanjang Kontrak dengan Timnas Brasil hingga Piala Dunia 2030
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Rupiah Melemah ke Rp 17.604, Pemerintah Sebut Utang RI Hampir Rp 10.000 Triliun Masih Aman
• 5 jam laluviva.co.id
thumb
Prediksi Aston Villa vs Liverpool: Duel Penentu 4 Besar Klasemen Liga Inggris
• 9 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Menjelang Armuzna, Jemaah Calon Haji Diimbau Bijak Atur Aktivitas, Jaga Kondisi Tubuh
• 21 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.