REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA, – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) fokus membangun rantai distribusi perikanan agar hasil tangkapan nelayan pesisir dapat tertampung dan terdistribusi dengan baik. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pemasaran hasil perikanan ke luar daerah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Papua, Iman Djuniawal, menyatakan bahwa penguatan rantai distribusi menjadi langkah penting. Saat ini, pembangunan diawali di Kabupaten Sarmi dan akan diperluas ke wilayah pesisir lainnya di Papua.
DKP juga mendorong kehadiran investor untuk membangun fasilitas cold storage di beberapa lokasi pesisir, terutama di kawasan Kampung Nelayan Merah Putih. Cold storage berkapasitas 30 ton ini diharapkan dapat menampung hasil tangkapan nelayan di Sarmi.
Iman menjelaskan bahwa dengan adanya gudang pendingin di beberapa tempat, potensi hasil tangkapan dapat mencapai ratusan kilogram per hari, sehingga berpeluang untuk ekspor secara berkelanjutan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan infrastruktur pendukung distribusi, termasuk kesiapan pelabuhan serta kapal penampung dan kapal pengumpul hasil perikanan. Fokus pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih saat ini memang baru di Kabupaten Sarmi, meskipun sempat direncanakan di daerah lain seperti Waropen dan Supiori.
.rec-desc {padding: 7px !important;} Konten ini diolah dengan bantuan AI.