Dulu Menumpuk Dibuang di Pinggir Jalan, Kini Bisa Jadi Cuan

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Di tengah gang sempit RW 01, Kelurahan Tugu Utara, Kecamatan Koja, Jakarta Utara, warga mengolah sekitar 500 kilogram (kg) sampah setiap harinya.

Ratusan kilo sampah itu diolah di Bank Sampah Cemara, di tengah permukiman penduduk.

Bank Sampah Cemara atau dikenal sebagai Tempe Bacem (Tempat Pemilahan Bank Sampah Cemara) sudah berdiri sejak tahun 2018.

Sampah-sampah yang diolah berasal dari rumah-rumah warga dari 10 RT di RW 01 dengan jumlah penduduk kurang lebih 2.000.

Selain itu, Bank Sampah Cemara juga mengambil sampah dari berbagai sumber untuk diolah, seperti Pasar Koja, rumah makan, sekolah, hingga sampah dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) setempat.

Jadi, keberadaan Bank Sampah Cemara tidak hanya mengurangi sampah organik di lingkungan sekitar, melainkan juga di tempat lain.

 Baca juga: Pilah dari Sumber, Cara Jakarta Keluar dari Darurat Sampah 

Dulu sampah menumpuk di pinggir jalan

Sebelum berdirinya Bank Sampah Cemara, sampah-sampah dari rumah warga RW 01, ditumpuk di area Pasar Koja.

Namun, sudah hampir delapan tahun berjalan, sampah yang berasal dari rumah warga di wilayah ini tidak lagi keluar dan diolah sebaik mungkin.

Warga bernama Dani Arwanto terdorong mendirikan Bank Sampah Cemara karena sadar sampah juga memiliki nilai.

"Kami melihat bahwa sampah organik itu bukan lagi sekadar limbah, tetapi di dalamnya terdapat kandungan nutrisi yang harus kita kelola untuk kebutuhan hewan maupun tanaman di lingkungan sekitar," kata Dani ketika diwawancarai Kompas.com di lokasi, Rabu (13/5/2026).

Sampah-sampah organik itu diolah menjadi pupuk, pakan ternak, dan lain sebagainya.

Sementara sampah organik yang keras seperti kayu, triplek, batang pohon, dan lainnya diolah menjadi pelet biomassa untuk menggantikan energi gas LPG.

Sementara sampah plastik, seperti botol beserta tutupnya bisa dijual oleh warga ke Bank Sampah Cemara dengan harga rata-rata Rp 2.000 hingga Rp 5.000 per kg, mengikuti harga dari Bank Sampah Induk (BSI).

 Baca juga: Program Pilah Sampah di Jakbar Terkendala Alat Pengangkut, Petugas Minta Gerobak Khusus

Gunakan maggot dan mesin

Untuk mengelola sampah organik Bank Sampah Cemara memiliki dua metode. Pertama, dengan memanfaatkan maggot larva dari lalat Black Soldier Fly (BSF).

"Maggot digunakan untuk mengurai sampah organik lunak atau sisa dapur. Produksi maggot di sini sekitar 80 kg sampai 100 kg per hari," jelas Denny.

Cara kerja maggot mengurai sampah organik adalah dengan memakannya dalam waktu cepat.

Selain dapat mengurangi sampah organik, maggo-maggot itu juga akan diolah menjadi campuran pakan ternak, karena kaya akan nutrisi.

Kemudian, warga juga mengolah sampah organik dengan menggunakan mesin yang memiliki kapasitas 500 kg hingga satu ton per hari.

Bank Sampah Cemara seringkali kekurangan sampah organik untuk diolah menjadi hal yang bermanfaat.

"Sekarang kami malah kekurangan stok sampah organik. Jika ada yang punya sampah organik yang sudah dipilah, silakan disedekahkan ke tempat kami," sambung dia.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

 Baca juga: Di Gang Kebon Kosong Jakpus, Warga Sulap Sampah Jadi Tabungan dan Penghasilan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nadiem Makarim Divonis 18 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Soroti Minim Bukti
• 18 jam laluokezone.com
thumb
Menko Pangan Targetkan Pembangunan 2.000 Kampung Nelayan di Indonesia pada 2026
• 2 jam lalumatamata.com
thumb
Jadwal Salat Kota Bandung 15 Mei 2026
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kejaksaan Serahkan Uang Bertumpuk-tumpuk Berjumlah Rp10,2 Triliun ke Prabowo, Ini Tanggapan PDIP
• 14 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Negara Masih Menganggap Guru Honorer sebagai “Tenaga Sementara”
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.