Gempa besar berkekuatan M6,4 mengguncang Laut Banda, Maluku, Jumat (15/5/2026) pukul 00.53.14 WIB. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tidak berpotensi tsunami.
Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengungkapkan dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M6,4. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 6,20° LS ; 130,53° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 214 Km arah Barat Laut Tanimbar pada kedalaman 151 km. Dia pun mengatakan dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Banda.
Baca Juga:Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 15 April 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust )," ungkapnya. Wijayanto mengatakan gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Saumlaki, Banda, Tual, Dobo, Masela, Sorong, Raja Ampat, Fak-Fak dan Kaimana dengan skala intensitas II-III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu). Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
Wijayanto kembali menegaskan bahwa dari hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. "Hingga pukul 01.16 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock)."
#daerah




