Pemerintah melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tengah menyiapkan proyek ambisius pembangunan 10 kota baru yang ditujukan bagi masyarakat berpenghasilan rendah hingga kalangan menengah. Sejumlah wilayah pun sudah masuk daftar.
Menteri PKP Maruarar Sirait alias Ara mengungkapkan, pemerintah telah mengantongi data awal terkait lokasi-lokasi yang dinilai potensial untuk pengembangan kawasan permukiman baru tersebut.
"Kami sudah mendapatkan data untuk bakal 10 kota baru. Di antaranya ada Tangerang, Bogor, Batang, Deli Serdang, kemudian Kubu Raya, kemudian beberapa titik lainnya. Di Jawa Timur juga sudah diberikan datanya kepada kami," kata Ara.
Dari sejumlah lokasi yang disiapkan, Tangerang menjadi salah satu wilayah yang sudah dipastikan siap dikembangkan. Pemerintah disebut telah menyiapkan lahan sekitar 4,5 hingga 5 hektare di Kabupaten Tangerang untuk mendukung pembangunan perumahan rakyat.
Baca Juga: Pemerintah Bongkar Rencana Proyek Kota Baru, Tangerang Jadi Lokasi Pertama
"Menteri Hukum sudah menyiapkan tanah sekitar 4,5-5 hektare di Tangerang, nanti Kabupaten Tangerang," ujar Ara usai bertemu Direktur Utama Bank Syariah Nasional Alex Sofjan Noor di Menara BTN, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (15/5).
Ara menjelaskan, pemerintah saat ini masih terus melakukan survei berbagai titik strategis sebelum proyek kota baru tersebut benar-benar dijalankan. Kawasan yang dipilih nantinya diharapkan tidak hanya cocok untuk hunian subsidi, tetapi juga mampu berkembang menjadi kota terintegrasi.
“Kita akan sampaikan sesuai rapat dua minggu lalu dengan Pak Ketua Satgas, Pak Hashim. Sekarang lagi bekerja Pak Robert dan tim untuk mensurvei lokasi-lokasi yang strategis, yang cocok untuk kota baru dan juga untuk rumah susun subsidi,” ujarnya.
Untuk mempercepat realisasi program tersebut, Kementerian PKP bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional juga telah membentuk satuan tugas khusus. Satgas itu bertugas memetakan dan mengecek lahan-lahan potensial yang dinilai layak dijadikan kawasan kota baru sekaligus rumah subsidi.
Baca Juga: Menteri PKP Minta Aset Lahan KAI di Tanah Abang Diambil Alih dari Pihak Ketiga
Ara memastikan pemerintah akan mengumumkan lokasi-lokasi lain beserta luas lahan yang disiapkan setelah proses survei selesai dilakukan.
"Sekarang lagi bekerja Pak Roberia (Plt Dirjen Tata Kelola dan Pengendalian Risiko) dan tim untuk me-survei lokasi-lokasi yang strategis, yang cocok untuk kota baru dan juga untuk rumah susun subsidi," jelas Ara.





