RSUD dr Soetomo: Pasien Meninggal Bukan Akibat Kebakaran

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Surabaya, VIVA – Wakil Direktur Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD dr Soetomo Surabaya Ahmad Suryawan memastikan pasien yang meninggal saat insiden kebakaran di Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT) pada Jumat pagi, bukan akibat paparan asap.

“Pasien sebelumnya telah mendapat dukungan tiga alat organ vital, paru-paru, jantung dan ginjal serta dalam persiapan menjalani cuci darah, sehingga pasien meninggal bukan karena asap, karena seluruh alat bantu tetap mendukung mesin saat proses evakuasi,” kata Ahmad Suryawan saat dikonfirmasi wartawan di Surabaya, Jumat.

Baca Juga :
Fakta Pilu Kebakaran Tewaskan 4 Lansia di Priok! Korban Terlelap Saat Api Melalap, Damkar Baru Dipanggil Setelah 1 Jam
Kebakaran Hebat di Tanjung Priok Tewaskan 4 Orang Lansia, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

Ia menjelaskan seluruh pasien yang menggunakan ventilator tetap mendapat dukungan alat medis saat dipindahkan dari lokasi terdampak asap, sehingga kondisi pasien tetap terpantau selama evakuasi berlangsung.

Selain itu, kata dia, satu pasien lain yang turut dievakuasi dilaporkan dalam kondisi stabil dan kini dirawat di ruang resusitasi. “Alhamdulillah, stabil di ruang resusitasi,” ucapnya.

Ia menambahkan pihak rumah sakit hingga kini masih menunggu hasil investigasi dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) dan kepolisian setempat terkait penyebab munculnya asap di lantai lima gedung PPJT.

Menurut dia, manajemen belum dapat menyimpulkan sumber pasti kejadian dan tidak ingin berspekulasi sebelum proses penyelidikan selesai dilakukan.

“Kami tidak berani berspekulasi, nanti teman-teman Damkar yang menyampaikan hasilnya,” tuturnya.

Selain itu, lanjutnya, pihak rumah sakit juga melakukan evaluasi terhadap sistem mitigasi kebakaran, termasuk pengecekan tekanan hidran yang digunakan saat proses pemadaman.

Ia mengatakan simulasi penanganan kebakaran atau code red selama ini rutin dilakukan sebagai bagian dari standar keselamatan rumah sakit melalui program Hospital Disaster Program (Hosdip).

Sementara itu, Direktur Utama RSUD dr Soetomo Surabaya Cita Rosita Sigit Prakoeswa menyebut sekitar 27 pasien terdampak dalam proses evakuasi akibat insiden tersebut dan seluruhnya telah dipindahkan ke lokasi aman.

Sementara itu, kata dia, empat petugas rumah sakit mengalami sesak napas akibat terpapar asap saat membantu proses penyelamatan pasien di area kejadian. “Mereka sudah menggunakan alat pelindung, tetapi harus menerobos area terdampak asap,” katanya.

Baca Juga :
Kebakaran Besar Guncang Pergudangan Miami Kalideres, 100 Personel Damkar Diterjunkan
Polisi Temukan Cairan Misterius di Rumah Anggota BPK yang Tewas Terbakar
Prancis Konfirmasi Kasus Hantavirus dari Penumpang Kapal Pesiar, Kondisinya Memburuk

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bukan Nggak Mau, Dua Juri LCC Tak Minta Maaf Langsung ke Siswi SMAN 1 Pontianak Karena Sudah Diwakili Lembaga
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Bisa Gotong Semua Jenis Rudal, Ini Ngerinya Kapal Perang Siluman Rusia, AL Amerika Wajib Waspada
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Marcos Santos Tetap Waspadai PSBS Meski Sudah Degradasi
• 1 jam lalumedcom.id
thumb
PGEO Catat Penghematan Energi 90.502 MWh di 2025, Perkuat Operasi Rendah Karbon
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Menteri AS Yakin China Bakal Tekan Iran untuk Buka Selat Hormuz, Sebut Beijing Punya Kepentingan
• 6 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.