Wali Kota Serahkan SK Dewan Kebudayaan Surabaya 2026-2029

suarasurabaya.net
1 jam lalu
Cover Berita

Eri Cahyadi Wali Kota Surabaya resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029 di Rumah Dinas Wali Kota Surabaya, Jumat (15/5/2026).

Eri menyebut, Dewan Kebudayaan Surabaya bertanggungjawab membentuk karakter warga kota.

Langkah itu tindak lanjut dari UU Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan dan Permendikbud Nomor 45 Tahun 2018.

“Budaya itu luas, kesenian ada di dalamnya. Budaya berkaitan erat dengan karakter. Melalui Dewan Kebudayaan ini, kita ingin menyiapkan karakter anak cucu kita agar memiliki akar budaya yang kuat,” ujarnya.

Ia menginstruksikan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serata Pariwisata (Disbudporapar) agar tidak lagi menarik biaya sewa komersial bagi para seniman Kota Pahlawan yang menggunakan fasilitas publik untuk unjuk karya.

Ia menekankan, tempat-tempat ikonik seperti Balai Pemuda, Balai Kota, taman-taman kota, hingga Surabaya Expo Center (SUBEC) terbuka untuk panggung kreativitas.

“Pemerintah harus hadir memberikan perlindungan. Balai Budaya (Balai Pemuda) jangan disewakan komersial jika yang tampil adalah teman-teman seniman dan budayawan Surabaya. Cukup jaga kebersihan. Dengan begitu, ekonomi bergerak, pengangguran berkurang, dan kemiskinan bisa kita tekan melalui jalur budaya,” bebernya.

Sementara tugas untuk Dewan Kebudayaan Surabaya adalah membuat budaya lokal menjadi menarik di mata generasi muda dengan kolaborasi.

“Kalau stand up comedy digabungkan dengan ilmu perludrukan Cak Kartolo, itu akan luar biasa. Bagaimana ini menjadi satu gabungan yang menarik. Tujuannya agar anak muda Surabaya tidak lupa pada identitasnya kesenian kotanya sendiri seperti Remo, Ludruk, dan Srimulat,” bebernya.

Nantinya Dewan Kebudayaan Surabaya akan berfungsi sebagai mitra strategis atau patner Pemkot Surabaya dalam memberikan masukan dan ide-ide kreatif untuk memajukan identitas pemuda di kancah nasional maupun internasional.

“Dengan begitu akan banyak ide-ide yang bisa dikembangkan untuk mengembangkan kebudayaan di Kota Surabaya,” imbuhnya.

Heti Palestina Yunani diminta mulai pekan depan, mengisi ruang publik dengan berbagai tampilan seni secara rutin setiap akhir pekan.

“Saya minta minggu depan, setiap Jumat malam, Sabtu malam, dan Minggu malam, Balai Pemuda dan tempat-tempat lainnya sudah ada tampilan budaya. Kita gerakkan ini supaya budaya jalan, seni jalan, dan ekonomi warga juga ikut bergerak,” tutupnya.

Sementara Heti Palestina Yunani Ketua Dewan Kebudayaan Surabaya periode 2026-2029 memaparkan strategi pertama akan melakukan identifikasi menyeluruh terhadap potensi budaya Surabaya.

“Selama ini sektor-sektor seperti ritus atau teknologi tradisional mungkin kurang terpikirkan. Kami akan mengidentifikasi dulu potensinya agar gerak kami dirasakan langsung oleh warga di tingkat kelurahan, bukan hanya oleh kalangan seniman,” ujarnya.

Ia akan mengedepankan riset sebelum mengambil keputusan agar kebijakan Wali Kota Surabaya memiliki dasar yang kuat.

Riset soal pengembangan aksara Jawa atau spesifikasi seni ludruk yang paling relevan untuk dikembangkan saat ini.

“Sudah waktunya para senior (seniman) memikirkan regenerasi. Budaya tidak akan lestari jika hanya berhenti di tangan mereka. Kami akan mengajak mereka berkolaborasi dalam workshop, pelatihan, hingga kemungkinan mendirikan sekolah budaya agar transfer pengetahuan tidak terputus,” tambahnya.

“Kami tidak hanya bicara tentang penyelenggaraan event, tapi apa yang ada di balik penampilan tersebut. Apakah Ludruk yang ditampilkan sudah sesuai dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan akarnya. Inilah kerja-kerja di balik layar yang akan kami lakukan bersama Pemkot Surabaya,” tutupnya. (lta/iss)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarik Ulur Penataan Izin Usaha Akomodasi Vila Cs
• 18 jam lalubisnis.com
thumb
Peringatan Dini BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter hingga 17 Mei 2026
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Operasikan Dua Kapal Gas Raksasa untuk Jaga Pasokan LPG Nasional
• 11 jam lalurepublika.co.id
thumb
PKB Sebut Kekerasan Seksual di Pesantren Complicated Karena Ada Relasi Kuasa
• 10 jam laludetik.com
thumb
MA Perkuat Vonis 4 Tahun Penjara Dosen Undip di Kasus Perundungan dan Pemerasan PPDS
• 12 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.