Pada tahun ini diharapkan terbentuk satu Bank Umum Syariah (BUS) baru hasil proses spin-off.
IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat struktur dan ketahanan industri perbankan syariah, yang mana saat ini telah terdapat tiga bank syariah berskala besar yang mengisi posisi Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 dan 3.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pada tahun ini diharapkan terbentuk satu Bank Umum Syariah (BUS) baru hasil proses spin-off.
"OJK harapkan terbentuk satu BUS baru hasil proses spin-off akan memperkuat struktur industri perbankan syariah nasional pada kelompok KBMI 2," kata Dian Sabtu (16/5/2026).
Sejalan dengan upaya tersebut, konsolidasi industri juga terus berlangsung pada sektor Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Syariah melalui proses penggabungan terhadap 21 BPR/BPR Syariah yang ditargetkan menghasilkan 9 BPR Syariah yang lebih kuat, efisien, dan berdaya saing.
Berbagai langkah tersebut semakin memperkuat struktur industri perbankan syariah yang merupakan bentuk implementasi dari pilar pertama dalam Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI), yaitu Penguatan Struktur dan Ketahanan Industri Perbankan Syariah.
Hingga Maret 2026, aset industri perbankan syariah tumbuh 10,49 persen year-on-year (yoy) atau sebesar Rp1.061,61 triliun.
Sedangkan pembiayaan perbankan syariah tumbuh sebesar 9,82 persen yoy menjadi Rp716,40 triliun, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan nasional, didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 11,14 persen yoy menjadi Rp811,76 triliun.
Adapun rasio Financing to Deposit Ratio (FDR) terus menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir hingga mencapai 87,65 persen, sejalan dengan semakin kuatnya kontribusi perbankan syariah terhadap sektor riil.
"Kinerja industri juga tetap terjaga dengan kualitas pembiayaan yang baik, tercermin dari rasio Non Performing Financing (NPF) Gross dan NPF Net yang masing-masing berada pada level 2,28 persen dan 0,87 persen," kata Dian.
(kunthi fahmar sandy)





