Prabowo Sebut MBG dan Koperasi Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Desa

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan membangkitkan ekonomi rakyat serta memperkuat pertumbuhan ekonomi di desa-desa saat meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Sabtu, 16 Mei 2026.

Prabowo Nilai Dampak Program Sudah Mulai Terasa

Prabowo mengatakan para kepala desa dan bupati mulai merasakan dampak positif dari program MBG dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

“Saudara saudara, MBG ditambah dengan Koperasi Desa Merah Putih ini akan membangkitkan ekonomi kita. Sekarang saya kira secara jujur para kepala desa, para bupati, sudah mulai merasakan. Ke depan akan lebih merasakan,” kata Prabowo.

Presiden mengakui pelaksanaan program MBG masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan.

Prabowo menegaskan pemerintah akan menertibkan pihak-pihak yang melanggar, menyimpang, atau menyalahgunakan kewenangan dalam pelaksanaan program pemerintah.

“Pemerintah saya tidak ragu-ragu. Siapa pun yang melanggar, yang menyimpang, yang menyalahgunakan kewenangan, akan kita tertibkan, kita bersihkan, kita copot dari jabatan,” ujar Presiden.

Prabowo menyebut MBG memiliki arti penting bagi rakyat kecil dan petani karena membantu kebutuhan keluarga sehari-hari.

Presiden mengaku kerap menerima aspirasi dari masyarakat agar program tersebut tidak dihentikan.

“MBG begitu penting untuk bangsa kita. Ke mana-mana saya ketemu rakyat kecil, petani, ‘Pak tolong Pak, MBG jangan dihentikan. Ini sangat membantu. Cucu-cucu saya bisa makan, sangat membantu saya, sangat membantu keluarga saya’. Jadi, MBG sangat penting,” kata Prabowo.

Pemerintah Siapkan Kredit Murah untuk Rakyat Desa

Prabowo mengatakan program MBG akan semakin kuat dengan dukungan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Kampung Nelayan Merah Putih.

Program tersebut, menurut Presiden, disiapkan untuk mendukung hilirisasi dan industrialisasi nasional.

“Jadi, ini semua akan mendukung industrialisasi melalui Koperasi Merah Putih. Juga kita salurkan nanti kredit-kredit murah untuk rakyat,” ujarnya.

Presiden mengungkapkan dirinya telah menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani diturunkan hingga di bawah 10 persen.

Kebijakan tersebut ditujukan agar masyarakat kecil, termasuk perempuan pelaku usaha di desa, memperoleh akses pembiayaan yang lebih murah.

Prabowo menyebut sebelumnya suku bunga program itu berada di kisaran 22 persen hingga 24 persen.

“Tadinya bunganya itu 24 persen, 22 persen. Saya perintahkan harus turun di bawah 10 persen. Akhirnya Menteri Keuangan dan Danantara, ‘sudah Pak, 8 persen’. Pokoknya di bawah 10 persen. Masa pengusaha besar dapat 9 persen, emak-emak di kampung-kampung dapat 24 persen, nggak benar itu. Kita ubah,” ujar Presiden.

Prabowo menambahkan nantinya akan tersedia gerai lembaga keuangan di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk mendukung penyaluran kredit kepada masyarakat.

Presiden optimistis koperasi akan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa sehingga setiap desa memiliki kekuatan ekonomi sendiri.

“Dengan koperasi ini, saya kira pertumbuhan kita akan nyata dan akan maju. Tiap desa tidak akan tergantung dari mana-mana lagi dan akan punya kekuatan dia sendiri,” tambah Prabowo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polri Bakal Miliki 28 Gudang Ketahanan Pangan Pada Juni 2026
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Saling Lapor Sertifikat Tanah di Jakbar, Warga Jadi Tersangka di Bareskrim dan Polda
• 3 jam lalukompas.com
thumb
Kemenhub Bantah Pria Penipu Kreator Konten di Stasiun Duri Pegawainya
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Dari Penjara ke Kursi Menteri: Profil Lengkap Jumhur Hidayat
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.