Semarang: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, Jawa Tengah, mendata ada 556 kepala keluarga (KK) atau lebih dari 1.858 jiwa terdampak banjir pada Jumat malam, 15 Mei 2026. Kepala BPBD Kota Semarang Endro P Martantono, mengatakan banjir berdampak di tiga kecamatan, yakni Tugu, Ngaliyan, dan Semarang Barat.
"Banjir terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan areal sungai tidak dapat menampung debit air yang berlebih, dan meluap," ujar di Semarang, Sabtu, 16 Mei 2026, melansir Antara.
Dia menerangkan di Kecamatan Tugu, ada 313 KK atau 1.252 orang di Kelurahan Mangkang Kulon yang terdampak banjir. Banjir di wilayah itu mengakibatkan satu orang hanyut atas nama Maryam, 70.
Baca Juga :
Banjir Semarang, Dua Orang MeninggalSedangkan di Kecamatan Semarang Barat, ada empat kelurahan terdampak banjir, yakni Kelurahan Kaljbanteng Kidul sebanyak 22 KK atau 60 jiwa, Kelurahan Kembangarum sebanyak 59 KK atau 224 jiwa, serta korban patah tulang bernama Wahyu Adi Kristanto.
Selanjutnya di Kelurahan Kalibanteng Kulon, banjir menggenangi 25 rumah di Jalan Jembawa RT 06/RW 01, serta di Kelurahan Krapyak di RT 01, RT 02, RW 03, dan RW 09. Saat ini, banjir di sejumlah wilayah tersebut berangsur surut dan telah dilakukan pembersihan material lumpur sisa banjir, serta penyaluran bantuan logistik.
Korban akibat terseret banjir di Kota Semarang bagian barat Jumat (15/5) malam sedang dievakuasi. (MI)
Sementara itu, Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti mengatakan bahwa bantuan sosial berupa kebutuhan dasar dan logistik bagi korban terdampak banjir telah disalurkan. Sejak banjir terjadi, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait bersama personel gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan penanganan di sejumlah titik terdampak.
"Bantuan tersebut disiapkan untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat berlangsung," katanya, di Semarang, Sabtu, 16 Mei 2026.
Ia mengatakan pembersihan material lumpur, normalisasi saluran, penyedotan genangan, hingga pendataan warga terdampak dilakukan secara intensif agar kondisi segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal.
Bantuan yang telah disalurkan meliputi 60 paket makanan siap saji, 140 paket lauk pauk siap saji, 25 lembar kasur, 10 lembar tenda gulung, 10 paket family kit, serta 8 paket perlengkapan anak.




