Presiden Prabowo tegaskan ketahanan pangan adalah fondasi utama sebuah negara untuk berdiri stabil. Menurutnya, keberlangsungan sebuah negara sangat bergantung pada kemampuan menjaga produksi pangan yang aman, stabil, dan berkelanjutan.
“Saya belajar sejarah, saya belajar bernegara. Dan hal yang saya dapatkan adalah bahwa tidak mungkin suatu negara bertahan survive tanpa produksi pangan yang lancar, yang aman, yang berkesinambungan,” ujarnya dalam sambutan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, dikutip Minggu (17/5/2026).
Pada kesempatan itu, ia menyoroti peran strategis petani dan nelayan sebagai produsen pangan nasional hingga mengaku menjalin kedekatan dengan organisasi tani dan masyarakat desa. Ia merasa, hal tersebut bisa membuatnya lebih memahami pentingnya sektor pangan.
“Jadi itulah sejarah, bagaimana saya makin sadar waktu itu pentingnya para petani, para nelayan. Para petani dan para nelayan adalah produsen makan untuk seluruh bangsa dan negara,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga berbagi pengalamannya saat menjadi komandan pasukan tempur. Berdasarkan masa lalunya, ia merasa ketersediaan pangan menjadi faktor utama dalam menjaga kekuatan operasional dan pertahanan negara.
“Kalau ada beras kita hitung, berasnya kuat untuk berapa hari. Kalau berasnya untuk 5 hari, ya 5 hari kita operasi. Kalau berasnya 14 hari, 14 hari kita operasi. Bayangkan, saudara-saudara, kalau nggak ada beras. Kalau nggak ada beras, tentara itu juga susah dia beroperasi,” ucap Presiden.
Baca Juga: Keracunan MBG Semakin Meresahkan, Pemerintah Dituntut Bertindak Tegas
Ia menekankan, dukungan dari masyarakat sangat penting dan bisa menjadi kekuatan bagi aparat negara pada masa perang kemerdekaan. Maka dari itu, demi keberhasilan swasembada pangan nasional, Prabowo mengatakan perlu adanya sinergi seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, petani, nelayan, hingga pelaku sektor pangan lainnya.
“Setiap mereka yang ingin untuk melihat negara dan bangsa kita langgeng, harus, harus, harus fokus dan memperhatikan masalah pangan ini. Saya terima kasih tim pertanian, tim pangan saya sangat baik, sangat kuat,” kata Presiden.




