Bisnis.com, PADANG - PT Hutama Karya (Persero) melakukan upaya percepatan pembangunan jalan tol Sicincin-Bukittinggi setelah operasional tol Padang-Sicincin telah ditetapkan 100%.
Plt. Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Hamdani mengatakan untuk seksi Sicincin-Bukittinggi, ruas Lubuk Alung mendapat perhatian untuk percepatan pembangunan. Pasalnya, akses di Lubuk Alung yang terhubung akan dapat memberikan dampak positif.
"Kami memang sedang fokus untuk mempercepat penyelesaian akses di Lubuk Alung sepanjang 2,4 km guna meningkatkan konektivitas, aksesibilitas, serta kemudahan mobilitas masyarakat di wilayah Sumbar," ucap Hamdani dalam keterangan resmi, Senin (18/5/2026).
Dia menjelaskan untuk jalur sepanjang 2,4 km itu hingga saat ini, progres pembangunan Akses Lubuk Alung telah mencapai 24,06%.
Adapun sejumlah pekerjaan yang tengah dilaksanakan meliputi pekerjaan timbunan, pekerjaan bored pile Abutment 1 Jembatan Irigasi, pekerjaan slab overpass interchange, pekerjaan box culvert, serta pekerjaan lean concrete di beberapa titik lokasi proyek jalan tol.
Menurutnya seluruh pekerjaan tersebut dilaksanakan secara bertahap dengan tetap mengutamakan mutu konstruksi, ketepatan pelaksanaan, serta penerapan standar keselamatan kerja di seluruh area proyek.
Baca Juga
- Peresmian Koperasi Merah Putih, Bobby Nasution Sebut Koperasi Penguat Ekonomi Rakyat
- Festival Telaga Air Merah Dorong Promosi Digital Desa Wisata di Meranti
- Efek Long Weekend, Arus Kendaraan di Tol Pekanbaru-XIII Koto Kampar Naik 99%
"Hal ini dilakukan untuk memastikan proses pembangunan berjalan optimal, aman, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.
Hamdani menyampaikan bahwa Hutama Karya terus memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai target dengan tetap mengedepankan aspek kualitas dan keselamatan konstruksi.
Begitupun untuk penyelesaian akses ini menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung optimalisasi manfaat ruas Tol Padang-Sicincin bagi masyarakat.
"Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan Akses Lubuk Alung secara optimal dengan memperhatikan mutu pekerjaan serta penerapan aspek kesehatan dan keselamatan kerja di seluruh area proyek," tegasnya.
Dikatakannya seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar konstruksi dan melalui pengawasan yang ketat agar nantinya dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Keberadaan Akses Lubuk Alung nantinya akan memberikan kemudahan bagi pengguna jalan tol yang hendak menuju kawasan Lubuk Alung dan sekitarnya.
Selain itu, akses ini akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas melalui tersedianya akses langsung antara Tol Padang–Sicincin dan pusat aktivitas di Lubuk Alung.
Dengan demikian, pergerakan masyarakat dari dan menuju Kota Padang, Bukittinggi, hingga Pariaman diharapkan menjadi lebih mudah, efisien, dan terintegrasi.
Dia bilang akses Lubuk Alung juga diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat sekitar, termasuk memperlancar mobilitas harian, distribusi barang, serta akses menuju kawasan permukiman, pusat perdagangan, dan destinasi lainnya di wilayah sekitar.
"Kehadiran akses ini menjadi bagian dari upaya Hutama Karya dalam menghadirkan infrastruktur jalan tol yang tidak hanya menghubungkan antardaerah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan wilayah yang dilalui," ucap Hamdani.
Secara keseluruhan, pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Padang menjadi bagian penting dari pengembangan jaringan Jalan Tol Trans Sumatra yang diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempersingkat waktu tempuh perjalanan, mendukung distribusi logistik, mendorong pertumbuhan kawasan ekonomi baru, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatra.





