10 Kapal Global Sumud Flotilla Ditangkap Militer Israel, Salah Satunya Ditumpangi WNI

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Sejauh ini terdapat 10 kapal terkonfirmasi ditangkap, yakni kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.

10 Kapal Global Sumud Flotilla Ditangkap Militer Israel, Salah Satunya Ditumpangi WNI

IDXChannel - Militer Israel mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. 

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang menyatakan, sejauh ini terdapat 10 kapal terkonfirmasi ditangkap, yakni kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.

Baca Juga:
Israel Tewaskan Empat Orang di Lebanon saat Gencatan Senjata

"Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), di kapal Josef diinformasikan terdapat seorang WNI atas nama Andi Angga Prasadewa yang merupakan delegasi dari GPCI - Rumah Zakat," kata Yvonne dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2026). 

"Kementerian Luar Negeri RI mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional," sambungnya. 

Baca Juga:
Ekonomi Israel Anjlok 3,3 Persen pada Awal 2026 Imbas Perang Iran

Dia menambahkan, para relawan Indonesia tersebut berlayar dengan semangat solidaritas serta membawa bantuan logistik, sementara para wartawan yang ikut serta tengah melakukan tugas jurnalistik dan kemanusiaan.

Baca Juga:
Dua Jurnalis Indonesia Ditangkap Israel

Yvonne mengungkapkan, pihaknya sejak awal telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah antisipatif demi memastikan keselamatan dan percepatan proses pemulangan mereka. 

Kemlu RI juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI, sekaligus menyiapkan langkah kontingensi, termasuk fasilitasi pelindungan dan percepatan proses pemulangan apabila diperlukan. 

"Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat," katanya.

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Museum Marsinah, Magnet Baru Wisata Sejarah di Desa Nglundo
• 6 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Indeks Bisnis-27 Melemah, Saham ASII, TLKM, hingga MEDC Masih Bertenaga
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Stabilitas Rupiah Harus Dijaga, Kamrussamad Dorong BI Kawal PP DHE
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Dedi Mulyadi Berencana Bagi Pajak Hasil Tambang di Bogor Sebesar 70 Persen untuk Masyarakat, Ini Alasannya
• 20 jam lalugrid.id
thumb
OJK Respons Rencana Prabowo Turunkan Bunga KUR Jadi 5%
• 20 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.