Berdayakan Perempuan Pesisir Paotere Produksi Emas dari Limbah

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR— Etno Adventure melalui program “Etnocoliving” kembali melaksanakan rangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui Aktivitas 2 bertajuk “Workshop Produksi Emas dari Limbah”.

Aktivitas 2 difokuskan pada pelatihan teknis pengolahan limbah sisik ikan menjadi produk aksesori bernilai guna dan bernilai ekonomi, seperti bros dan gantungan kunci. Dilaksanakan di Sekolah Pesisir Pantai Paotere, Makassar. pada Minggu, 17 Mei.

Founder Etno Adventure, Ahmad Yusuf Suandi menjelaskan jika kegiatan tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi ekonomi sirkular perempuan pesisir, berbasis pengolahan limbah di kawasan Paotere.

“Dalam kegiatan ini, para peserta yang terdiri dari ibu-ibu pesisir diberikan pelatihan mengenai proses pemilahan, pencucian, pewarnaan, hingga teknik perangkaian sisik ikan menjadi produk kriya kreatif yang siap dipasarkan,” tuturnya.

Selain meningkatkan keterampilan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata
dalam mengurangi limbah organik hasil aktivitas pelelangan ikan di kawasan Paotere.

Pelaksanaan workshop turut menghadirkan fasilitator dari tim Kaira’s Craft yang membagikan pengalaman serta teknik dasar pembuatan aksesori kreatif berbahan limbah sisik ikan kepada para peserta.

Kehadiran fasilitator diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta dalam
menghasilkan produk yang memiliki nilai estetika dan daya jual.

“Pada Aktivitas 2 ini, kami melaksanakan workshop pengolahan limbah sisik ikan menjadi produk kerajinan kreatif menggunakan media resin dan mesin press,” tuturnya.

Menghadirkan sebagai ruang belajar bagi ibu-ibu pesisir untuk mengembangkan keterampilan. Ini sekaligus memahami bahwa limbah yang
selama ini dianggap tidak bernilai dapat diolah menjadi produk yang menarik dan memiliki nilai ekonomis.

“Kami berharap keterampilan ini dapat terus dikembangkan menjadi peluang usaha yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga maupun lingkungan sekitar,” ujarnya.

Program Etnocoliving hadir sebagai upaya membangun kesadaran lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis potensi lokal masyarakat pesisir.

Melalui pendekatan ekonomi sirkular,
limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai diolah kembali menjadi produk yang memiliki daya jual dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan, program ini juga mendorong penguatan kapasitas perempuan pesisir agar lebih mandiri secara ekonomi serta mampu beradaptasi terhadap tantangan sosial dan lingkungan di wilayah pesisir.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ruang kolaborasi antara komunitas, masyarakat, media, dan berbagai pihak untuk bersama-sama mendukung gerakan pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan lingkungan.

Melalui Aktivitas 2 ini, Etno Adventure menghadirkan produk-produk kreatif berbasis limbah. Ini sebagai bentuk inovasi pemberdayaan masyarakat pesisir, sekaligus membuktikan bahwa limbah dapat diubah menjadi peluang ekonomi yang bernilai dan berkelanjutan.(wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kericuhan Suporter Pecah Usai Laga PSM Makassar vs Persib Bandung
• 20 jam lalueranasional.com
thumb
5 Fakta Menarik Madura United vs PSM di Laga Pamungkas Musim Ini
• 3 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Kondisi Kesehatan Tio Pakusadewo Menurun karena Ginjal dan Asam Lambung
• 23 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pedagang Daging Sapi di Bandung Mogok Jualan akibat Harga Tak Stabil | SAPA PAGI
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Polisi Bongkar Narkoba di Riau, Ada Ratusan Amunisi Ikut Disita
• 3 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.