Antonio Blanco Jr Belajar Memanah Demi Lakoni Peran Terbaru di Series Asmara Asrama

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Demi tampil maksimal dalam series terbaru bertajuk Asmara Asrama, Antonio Blanco Jr harus mempelajari teknik memanah dari nol. Pengalaman baru tersebut menjadi tantangan tersendiri baginya, mengingat sebelumnya ia sama sekali belum pernah bersentuhan dengan olahraga panahan.

Saat ditemui di kawasan Depok, Jawa Barat, Senin (18/5/2026), Antonio mengaku proses belajar memanah menjadi pengalaman yang cukup menarik sekaligus menantang. Dengan gaya bercanda, ia mengungkapkan bahwa sebelumnya dirinya hanya “memanah hati perempuan”, bukan memanah dalam arti sebenarnya.

"Prosesnya ya, jadi kan sebelumnya aku belum pernah memanah. Biasanya memanah hati perempuan biasanya... (tertawa). Tapi sekarang memanah beneran," ujar Antonio Blanco Jr di kawasan Depok, Jawa Barat pada Senin (18/5/2026).

Untuk kebutuhan perannya, ia mendapatkan pelatihan khusus bersama tim coaching profesional. Bahkan, pelatih yang membimbingnya disebut merupakan mantan atlet SEA Games. Hal ini menunjukkan bahwa produksi series WeTV Original benar-benar memperhatikan detail demi menghadirkan adegan yang terlihat realistis dan meyakinkan di layar.

"Jadi ya diajarin lah cara memanah yang profesional. Bahkan yang ngajarin pun mantan atlet Sea Games," kata Antonio.

Antonio mengaku dirinya menjalani tiga kali sesi latihan intensif. Dalam waktu yang relatif singkat tersebut, ia harus memahami dasar-dasar memanah hingga mampu melakukannya dengan baik di depan kamera.

"Jadi belum pernah nih, tapi untungnya ada support dari tim coaching juga itu bener-bener aku dikasih tiga kali pertemuan, itu latihan dari nol sampai aku bisa belajar memanah. Jadi emang banyak banget teknik-tekniknya," ujarnya.

Antonio membocorkan bahwa nantinya akan ada adegan dirinya mengajarkan cara memanah kepada karakter Asmara. Adegan tersebut dikemas dengan sentuhan romantis yang diyakini bakal membuat penonton terbawa perasaan.

"Karena nanti juga ada sedikit bocoran, ada adegan aku ngajarin si Asmara ini gimana caranya memanah, sambil ada romance-nya gitu juga," ungkapnya.

Selain belajar langsung dari pelatih profesional, Antonio juga mengaku mencari referensi tambahan melalui video-video atlet panahan. Ia memperhatikan bagaimana para atlet menjaga fokus, postur tubuh, hingga teknik pelepasan anak panah.

"Kalau memanah, oh ya, mungkin aku cuma cari di video-video aja ya, video-video pas atlet-atlet memanah gimana. Tapi emang untungnya memanah itu nggak terlalu banyak gerak ya, emang harus minim gerakan, tatapan harus fokus, kontrol pernapasan, kekuatan tangan, segala macam pegangan sama form, posisinya itu, itu sih basic-basicnya," ujarnya.

 

Semakin mendalami olahraga ini, Antonio justru menemukan sisi menarik dari memanah yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan. Menurutnya, memanah memiliki efek menenangkan dan bisa menjadi sarana pelepas stres.

Ia menilai olahraga ini sangat cocok untuk orang-orang yang sabar karena membutuhkan ketelitian serta ketenangan mental. Sensasi ketika anak panah berhasil meluncur tepat sasaran disebut memberikan kepuasan tersendiri.

“Kalau memanah asli sebenarnya nggak susah, hanya emang butuh kesabaran aja. Buat orang-orang yang sabar cocok banget buat memanah,” katanya.

“Apalagi pas kita berhasil melepaskan anak panah itu, itu ada rasa stress relief gitu,” sambung Antonio.

Bagi Antonio, latihan rutin menjadi kunci utama agar penampilannya terlihat natural di layar. Ia menyadari bahwa penonton masa kini semakin kritis dalam menilai kualitas akting maupun detail adegan.

“Cuma kan biar kita harus tetep sering latihan biar bisa meyakinkan penonton bahwa kita emang sudah terbiasa memanah,” tuturnya.

Sementara itu, cerita ini menjadi sangat menarik karena penonton akan diajak melihat perjuangan Mara yang harus memotong rambut dan menyamar sebagai laki-laki agar bisa masuk ke sebuah asrama atlet pria elit. Kehidupan ganda Mara menjadi semakin rumit karena ia harus bertahan di tengah kerasnya latihan fisik sekolah atletik, sementara di sisi lain ia tetap menjalani pekerjaannya di hotel mewah milik keluarga konglomerat.

Di tengah jaring kebohongan tersebut, Mara terjebak dalam dilema hati yang mendalam antara dua pemuda populer, Leon (Antonio Blanco Jr.) dan Radit (Farhan Rasyid). Series ini akan tayang eksklusif hanya di WeTV.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kesaksian Warga soal Sosok Kiai Ponorogo Tersangka Pencabulan Belasan Santri
• 1 jam laludetik.com
thumb
Hati-Hati! Pelemahan Rupiah Bisa Picu Gelombang PHK
• 9 jam lalurepublika.co.id
thumb
Erin Bakal Surati Komisi III DPR RI, Minta Ruang yang Sama untuk Paparkan Bukti
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Komdigi Blokir 3,4 Juta Situs dan Minta OJK Bekukan 25 Ribu Rekening Bank
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Eksklusif! Luis Estrella: Talenta Futsal Indonesia Luar Biasa, tetapi Hanya Dalam 2 Jam!
• 2 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.