FAJAR, MAKASSAR — Perpustakaan Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menghadirkan rangkaian edukatif dalam Pekan Literasi 2026 melalui diskusi publik bertema membedakan berita sebagai informasi, hoaks, dan ujaran kebencian. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Perpustakaan Unhas, Rabu (19/5/2026).
Diskusi berlangsung interaktif dengan menghadirkan peserta dari kalangan mahasiswa dan masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian Pekan Literasi 2026 yang digelar pada 18 hingga 20 Mei 2026 dengan tema “Penguatan Budaya Literasi Akademik di Era Transformasi Digital: Literasi Tanpa Batas Menghubungkan Tradisi dan Teknologi”.
Ketua Panitia Pekan Literasi Hari Buku Nasional, Andi Nasri Abduh, mengatakan tema tersebut diangkat sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah informasi di era digital.
“Melalui kegiatan ini kami ingin mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa, agar lebih kritis membedakan mana informasi yang benar, hoaks, maupun ujaran kebencian,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penampilan tarian tradisional Jepang yang dibawakan mahasiswa Unhas. Penampilan itu mendapat perhatian peserta dan menambah semarak suasana kegiatan.
Sekretaris Panitia, Hj. Fauziah, mengatakan Pekan Literasi tidak hanya menjadi ruang diskusi akademik, tetapi juga wadah pengembangan kreativitas mahasiswa.
Sebelumnya, pembukaan Pekan Literasi Unhas turut dihadiri Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin bersama Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, serta Wakil Rektor I Universitas Hasanuddin, Muhammad Ruslin.
Menjelang akhir acara, kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab dari sejumlah mahasiswa Unhas yang hadir. Para peserta tampak antusias menyampaikan pertanyaan terkait perkembangan informasi digital dan cara menghadapi penyebaran hoaks di media sosial.
Selain itu, beberapa mahasiswa juga menyampaikan kesan dan pesan mereka terhadap pelaksanaan kegiatan. Mereka menilai diskusi tersebut memberikan wawasan baru mengenai pentingnya sikap kritis dalam menerima informasi di era digital saat ini.





