REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA — Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan Program Sekolah Maung atau Manusia Unggul harus menjadi pijakan penting dalam transformasi pendidikan di Jawa Barat. Program tersebut diharapkan mampu melahirkan sekolah berkualitas dengan lulusan yang memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.
Hal itu disampaikan Ketua Komisi V DPRD Jawa Barat, Yomanius Untung saat melakukan peninjauan kesiapan pelaksanaan Program Sekolah Maung di SMAN 1 Majalengka, belum lama ini.
Menurut Yomanius, program tersebut tidak boleh dipandang sekadar sebagai identitas baru sekolah, melainkan sebagai upaya serius meningkatkan kualitas pendidikan secara menyeluruh. Karena itu, DPRD Jabar ingin memastikan seluruh tahapan pendidikan berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan.
“Kami ingin memastikan proses pendidikan berjalan dengan baik, mulai dari kualitas peserta didik, sistem pembelajaran, hingga hasil akhirnya. Program ini harus benar-benar menghadirkan pendidikan berkualitas,” ujar Yomanius.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Ia menilai keberhasilan Program Sekolah Maung sangat ditentukan oleh konsistensi sekolah dalam menjaga kualitas pembelajaran. Karena itu, sekolah yang diproyeksikan masuk dalam program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat tersebut harus mampu menjadi contoh bagi sekolah lain.
Menurut dia, penguatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial. Seluruh unsur pendidikan, mulai dari tenaga pengajar, manajemen sekolah, hingga sistem pembelajaran harus berjalan selaras agar mampu menghasilkan lulusan yang unggul.
“Sekolah model harus memiliki integritas dan standar tinggi. Output yang dihasilkan pun harus mampu mencerminkan kualitas pendidikan yang membanggakan,” katanya.
Yomanius berharap Program Sekolah Maung dapat menjadi pemicu bagi sekolah-sekolah lain di Jawa Barat untuk terus meningkatkan kompetensi dan mutu layanan pendidikan. Dengan demikian, pemerataan pendidikan berkualitas dapat benar-benar terwujud.
Ia juga menegaskan program tersebut sejalan dengan amanat Perda Nomor 5 Tahun 2017 mengenai jaminan pendidikan yang berkualitas, bermutu, dan merata bagi seluruh masyarakat Jawa Barat.
“Harapannya, Sekolah Maung menjadi pilot project dalam membangun ekosistem pendidikan yang kompetitif dan mampu melahirkan generasi unggul,” ucapnya.