Gerbong KRL Disulap Jadi Lapangan Bola, Ada Gawang dan Kotak Pinalti

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

BEKASI, KOMPAS.com — Suasana dalam salah satu rangkaian KRL Commuter Line Bogor dan Cikarang tampak berbeda dari biasanya.

Interior gerbong terlihat dipenuhi dekorasi bertema sepak bola dengan dominasi warna merah khas salah satu merek minuman bersoda.

Berdasarkan foto yang diterima Kompas.com, hampir seluruh bagian interior rangkaian KRL dengan kode K1 125 66, tepatnya di gerbong 6 dan 7, telah dihiasi ornamen bernuansa olahraga tersebut.

Baca juga: KRL Tembus ke JIS: Akses Stadion Makin Mudah, Dampak Besar ke Warga Jakut

Mulai dari dinding, plafon, hingga area pegangan tangan penumpang dipenuhi stiker dan visual bertema sepak bola. 

Dok: KCI Interior salah satu rangkaian KRL Commuter Line jalur Bogor-Cikarang tampil berbeda dengan dekorasi bertema sepak bola dan dominasi warna merah khas salah satu merek minuman bersoda.

Lantai gerbong bahkan didesain menyerupai rumput lapangan hijau, sehingga menciptakan suasana layaknya berada di dalam stadion mini. Di dekat sambungan gerbong ada gambar kotak pinalti.

Di sisi kanan dan kiri kursi penumpang juga terdapat ilustrasi gawang lengkap dengan jaring.

Sementara ornamen berbentuk bola sepak dipasang menggantung di bagian tengah gerbong.

Dominasi warna merah terlihat memenuhi hampir seluruh interior kereta dan dipadukan dengan logo minuman bersoda serta elemen bertema FIFA.

Tak hanya area tempat duduk, sejumlah kaca dan pintu kereta juga dibalut visual bertema olahraga tersebut.

Baca juga: Penulis Ahmad Bahar Minta Maaf ke Ketum GRIB Hercules: Tidak Ada Masalah Lagi

Meski interior gerbong berubah menjadi lebih atraktif dan mencolok, aktivitas penumpang di dalam KRL tetap berjalan normal.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda membenarkan adanya rangkaian KRL dengan desain tematik tersebut.

“Benar ada kereta dengan rangkaian desain tersebut. Saat ini sedang ada kerja sama dengan agency advertising dengan brand tersebut. Jadi bukan KCI-nya langsung,” ujar Karina saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan, Selasa (19/5/2026).

Karina mengatakan, rangkaian tematik tersebut beroperasi di lintas KRL Commuter Line Bogor dan Cikarang yang menjadi salah satu jalur dengan volume penumpang tertinggi di wilayah Jabodetabek.

“Saat ini rangkaiannya cuma ada satu kereta atau satu gerbong yang dipasang tematik. Jadi enggak dedicated hanya di satu line saja, mengikuti pola operasi,” jelas Karina.

Baca juga: Mengapa Harga Kartu Pokemon Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah?

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Ia menambahkan, suasana tematik di dalam KRL itu dapat dinikmati penumpang selama dua bulan ke depan.

“Kondisi ini akan berlangsung hingga dua bulan ke depan, selama Juni sampai Juli,” pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bali Kembangkan Taksi Laut untuk Atasi Kemacetan Canggu
• 18 jam lalurepublika.co.id
thumb
Viral Pemotor Ngeyel Mau Terobos Jalur Busway di Jakbar, Ini Kata Transjakarta
• 4 jam laludetik.com
thumb
Harga Lebih Murah, Sapi Bali Laris Manis untuk Hewan Kurban
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Minuman yang Bisa Dikonsumsi saat Perut Kosong untuk Turunkan Berat Badan
• 3 jam lalubeautynesia.id
thumb
Pemprov Lampung Alokasikan Rp125 Miliar untuk BPJS Kesehatan Demi Menjaga Cakupan JKN pada 2026
• 20 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.