Liputan6.com, Jakarta - Jurnalis Tempo TV, Andre Prasetyo Nugroh, hilang kontak usai kapal misi kemanusiaan menuju Gaza, Palestina, yang ditumpanginya dicegat militer Israel (IDF). Andre adalah satu dari lima warga negara Indonesia (WNI) yang ditangkap tentara Israel dalam pelayaran kemanusiaan Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dalam misi Global Sumud Flotilla 2026.
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandar Lampung mengaku menerima informasi dari pihak keluarga yang kehilangan kontak dengan Andre.
Advertisement
Sekretaris AJI Bandar Lampung, Vina Oktavia, mengatakan Andre terakhir kali menghubungi sang ayah pada Minggu sore, 17 Mei 2026. Saat itu, Andre mengabarkan dirinya masih berada di atas kapal yang tengah berlayar menuju Gaza bersama rombongan misi kemanusiaan internasional.
“Berdasarkan informasi dari keluarga, Andre terakhir menghubungi ayahnya pada Minggu sore. Dia memberi kabar kalau masih berada di kapal yang sedang berlayar menuju Gaza,” kata Vina saat dimintai keterangan, Selasa (19/5/2026).
Namun sejak Senin pagi, 18 Mei 2026, Andre sudah tidak bisa dihubungi keluarga maupun rekan-rekannya. AJI Bandar Lampung kini terus berkoordinasi dengan pihak keluarga sambil menunggu perkembangan informasi terkait kondisi Andre dan peserta lainnya dalam pelayaran tersebut.
“Sejak Senin pagi Andre sudah hilang kontak dan belum bisa dihubungi keluarga. Kami masih terus menunggu kabar terbaru,” ujar dia.
AJI Bandar Lampung juga memberikan dukungan moril kepada keluarga Andre dan berharap seluruh relawan kemanusiaan yang ikut dalam misi tersebut berada dalam kondisi selamat. Kapal Bantuan Dicegat Israel di Perairan Dekat Gaza Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), hingga pukul 21.15 WIB militer Israel dilaporkan mencegat sedikitnya 25 kapal bantuan kemanusiaan yang berangkat dari Marmaris, Turki, saat berada sekitar 250 mil laut dari Gaza.



