Merasa Difitnah Lakukan Pesugihan, Sarwendah Siap Tempuh Jalur Hukum?

cumicumi.com
6 jam lalu
Cover Berita
































Sarwendah akhirnya memberikan tanggapan usai namanya terseret tudingan melakukan pesugihan di Gunung Kawi. Tudingan tersebut muncul usai beredar video yang menampilkan kuncen Gunung Kawi menyebut nama Sarwendah sebagai sosok public figure yang pernah ke Gunung Kawi untuk melakukan pesugihan.

Melalui kuasa hukumnya, Simon Abraham selaku kuasa hukumnya pun akhirnya buka suara. Simon membantah dengan tegas tudingan soal Sarwendah melakukan pesugihan. Pasalnya, video Sarwendah berkunjung ke Gunung Kawi itu merupakan momen saat menjalani proses syuting podcast bersama Jordi Onsu.

"Menanggapi pemberitaan yang viral beberapa hari ini terkait dengan adanya nama klien kami disebut pesugihan di Gunung Kawi ya. Jadi perlu kami luruskan bahwa yang terjadi sebenarnya pada saat itu, sudah cukup lama video itu, kira-kira 2021,2022 lah. Jadi pada saat itu memang ada syuting di podcast Kakak Beradik," ucap Simon Abraham, dikutip dari Youtube Cumicumi.


Simon Abraham juga menjelaskan podcast tersebut memiliki konsep horor, sehingga memilih Gunung Kawi sebagai lokasinya untuk pengambilan gambar dan video.

"Podcast, jadi memang temanya horor. Jadi memang ada pengambilan gambar dan video di sana. Ini pemberitaan-pemberitaan yang sebenarnya mungkin niatnya menghibur awalnya ya, tapi dengan viral seperti ini cukup merugikan klien kami namanya disebut-sebut. Ini kan fitnah berarti ya," sambungnya.

Kuasa hukum Sarwendah yang lain, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa tudingan kepada kliennya melakukan pesugihan sangat bertolak belakang dengan dirinya yang banting tulang dalam bekerja. Chris juga sempat mengatakan pihaknya saat ini tengah mempelajari video-video yang beredar. Tidak menutup kemungkinan mereka akan menempuh jalur hukum jika tudingan tersebut kian menyebar.

"Dari video kami sudah pelajari tadi ada dari pihak Gunung Kawi yang menyebut nama klien kami. Tetapi tidak dipastikan disebut kesana itu karena apa. Jadi kita nggak mau berburuk sangka juga ke orang, kita pelajarin dulu," ujar Chris Sam Siwu.

"Dan kepada pihak yang ada di video itu, saya inisialkan PM ya, itu kita lihat bahasanya seperti apa. Kalau memang ternyata bersifat dia menyampaikan apa adanya ya kita lihat masih bisa dimaafkan atau nggak, nanti kita diskusi dengan klien. Tapi kalau menjurus menjelekkan nama klien kami pasti kami akan protes," pungkasnya. (ND)



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan
• 11 jam laludisway.id
thumb
Band AQUA Bubar Usai 30 Tahun Berkarya
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Balasan Kocak Shawn Mendes Soal Lagu Lawasnya Tuai Reaksi Lucu Netizen
• 6 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Prakiraan BMKG Potensi Awan Cumulonimbus 20-26 Mei 2026, Ini Wilayah dengan Risiko Tinggi
• 13 jam lalukompas.tv
thumb
Oknum Kiai Ponpes di Ponorogo Cabuli 13 Santri Ditetapkan Tersangka, Beraksi 9 Tahun
• 13 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.