PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp6,88 Triliun hingga April 2026

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek pemerintah dan BUMN,

PTPP Kantongi Kontrak Baru Rp6,88 Triliun hingga April 2026 (Foto: dok PTPP)

IDXChannel - PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mengantongi perolehan kontrak baru sebesar Rp6,88 triliun hingga April 2026.

Kontrak baru tersebut didominasi oleh proyek pemerintah sebesar 82 persen, diikuti proyek BUMN sebesar 10 persen, serta proyek swasta sebesar 8 persen.

Baca Juga:
PTPP Kebut Pembangunan 324 Hunian Layak di Kawasan Senen

"PTPP akan terus fokus pada penciptaan nilai tambah yang berkelanjutan melalui optimalisasi portofolio proyek, peningkatan operational excellence, serta penguatan daya saing Perseroan di tengah dinamika industri konstruksi nasional," ujar Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo dalam keterangan, Selasa (19/5/2026).

Berdasarkan lini bisnis, kontribusi terbesar berasal dari sektor Jalan dan Jembatan sebesar 35 persen, Disaster Response sebesar 26 persen, Rumah Sakit sebesar 16 persen, Smelter dan Pertambangan sebesar 10 persen, Gedung sebesar 6 persen, Pelabuhan sebesar 3 persen, Sumber Daya Air sebesar 3 persen, serta Infrastruktur Air sebesar 2 persen.

Baca Juga:
PTPP Tuntaskan Pembangunan 69 Titik SPPG, Nilai Kontrak Rp507 Miliar

Salah satu proyek pada April 2026 yang memiliki kontribusi nilai kontrak terbesar yaitu Pembangunan Jalan KSPEAN WANAM-MUTING Segmen 1 dengan nilai kontrak Rp1,77 Triliun.

Sementara itu, sepanjang 2025 PTPP berhasil mencatatkan perolehan nilai kontrak sebesar Rp24,95 triliun dengan sumber pendanaan terbesar berasal dari proyek pemerintah dan BUMN

Baca Juga:
RUPS PTPP Tetapkan Perubahan Anggaran Dasar dan Rombak Jajaran Pengurus

Beberapa proyek dengan kontribusi terbesar antara lain proyek PLTGU Batam, New Priok East Access Phase II, Itacha 2-Provision of Procurement & Construction for Haul Road, Tol Kataraja Phase 2, Fuel Pipeline Cikampek-Plumpang, Gedung DPD IKN, dan Proyek Konstruksi Bendungan Karian-Serpong Water Conveyance System (KSCS) Paket 1.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Noel Heran Dituntut 5 Penjara dalam Kasus Sertifikasi K3: Mending Korupsi Sebanyak-banyaknya
• 18 jam laludisway.id
thumb
Wamenhaj Klaim Banyak Perbaikan pada Haji 2026, soal Keberangkatan hingga Kartu Nusuk
• 23 jam lalukompas.com
thumb
OECD Beri Peringatan Risiko Ekonomi Global Memburuk, Tekanan Inflasi Naik
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Peran Kampung Siaga Dioptimalkan Cegah Penyebaran TBC di Jakarta Utara
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Presiden: APBN alat lindungi dan pastikan kesejahteraan rakyat
• 21 detik laluantaranews.com
Berhasil disimpan.