OECD Beri Peringatan Risiko Ekonomi Global Memburuk, Tekanan Inflasi Naik

kumparan.com
7 jam lalu
Cover Berita

Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi atau Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) memberikan warning atau peringatan bahwa kondisi ekonomi global akan memburuk. Hal ini terjadi seiring konflik di Timur Tengah yang tak juga mereda.

"Penilaian keseluruhan memberikan tekanan ke bawah pada pertumbuhan (ekonomi) dan tekanan ke atas pada inflasi," kata Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann,di sela-sela pertemuan Kelompok Tujuh seperti dilansir Bloomberg, Selasa (19/5).

“Kami sudah memberikan penilaian awal terhadap ekonomi global pada Maret 2026, tetapi kami akan merevisi penilaian itu dalam beberapa minggu ke depan. Sebab jelas bahwa terjadi tekanan ke bawah pada pertumbuhan ekonomi dan kenaikan inflasi," lanjutnya.

OECD menjadi lembaga internasional pertama yang memperingatkan bahwa perang di Iran akan memicu kenaikan harga minyak hingga bahan baku, bahkan mengganggu perekonomian.

Cormann menjelaskan, bank sentral saat ini menghadapi tantangan yang kompleks, mulai dari risiko kenaikan inflasi dan aktivitas ekonomi. Bahkan menurutnya, bank sentral saat ini seharusnya mulai mempertimbangkan untuk menaikkan suku bunga acuan.

"Biasanya Anda dapat melihat sinyal ini melalui guncangan harga energi dan berdampak pada kenaikan harga secara lebih luas," kata Cormann.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sejumlah Pedagang Hewan Kurban di Jakarta Sebut Ada Peningkatan Pembeli
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
Penerbit Melawan Pembajakan Buku
• 17 jam lalukompas.id
thumb
Prabowo Sebut Orang Desa Tak Pakai Dolar, Sejumlah Kebutuhan Pokok Masih Impor
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Film Dokumenter “Pesta Babi” Tuai Kontroversi: Menteri Yusril Hingga Dr. Firman Chandra Soroti Hal Ini!
• 6 menit lalucumicumi.com
thumb
Neymar Kembali! Carlo Ancelotti Rilis 26 Pemain Timnas Brasil untuk Piala Dunia 2026
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.