Waka BGN-Polri Sukses Bongkar Penipuan dan Penjualan Titik SPPG di Jabar

disway.id
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Polda Jawa Barat (Jabar) berhasil membongkar praktik kejahatan penipuan dan penggelapan yang memanfaatkan maraknya minat masyarakat untuk menjadi mitra penyedia makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Penipuan itu berkedok membuka titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG, empat pelaku terbukti memalsukan data hingga meraup keuntungan yang merugikan korban secara total mencapai Rp1,963 miliar.

BACA JUGA:Prabowo Sampaikan Pidato KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR, Gerindra Sebut Tradisi Baru Pemerintahan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Ade Sapari, menjelaskan pengungkapan kasus ini bermula dari dilaporkannya dua peristiwa pidana dengan modus yang sama. Para pelaku beraksi dengan cara menjual janji kepemilikan titik lokasi SPPG di berbagai wilayah, dengan harga yang ditentukan berdasarkan strategis atau tidaknya lokasi yang diminta korban.

Dalam operasi jahatnya, tersangka utama berinisial YRN menawarkan jasa pengurusan izin lokasi dengan tarif yang cukup fantastis, berkisar antara Rp75 juta hingga Rp150 juta per satu titik koordinat.

“Mereka meyakinkan korban dengan menunjukkan nomor identitas yang dibuat sedemikian rupa, seolah-olah itu adalah dokumen sah yang sudah disetujui langsung oleh Badan Gizi Nasional. Padahal, BGN sama sekali tidak pernah menerbitkan dokumen atau ID semacam itu,” ujar Kombes Ade Sapari di Mapolda Jabar, Selasa, 19 Mei 2026.

 

Kasus pertama terkuak saat seorang warga berminat mendirikan dapur SPPG di Kota Banjar dan Kecamatan Dayeuhluhur, Cilacap. Pada Desember 2023, ia bertemu YRN yang dengan percaya diri mengaku memiliki akses dan kenalan orang dalam di tubuh BGN, sehingga bisa memuluskan permohonan tersebut.

Karena tergiur janji mudah, korban bersedia membayar Rp100 juta untuk satu lokasi. Untuk dua titik yang diinginkan, ia pun mentransfer total uang sebesar Rp200 juta setelah menerima “ID SPPG” yang ternyata palsu. Baru kemudian ia sadar tertipu saat akses yang diberikan tidak bisa digunakan dan tidak terdaftar di sistem manapun. Penyelidikan melebar dan menemukan setidaknya ada 13 korban lain yang mengalami nasib serupa.

BACA JUGA:Waka BGN: Temukan Penipuan SPPG? Hubungi Hotline SAGI 127

Polisi memetakan peran masing-masing pelaku dalam jaringan penipuan ini. Selain YRN yang bertugas menawarkan, ada AY yang berperan sebagai perantara yang mengaku dekat dengan OSP. Sosok OSP ini diduga sebagai otak utama yang berani mengaku-ngaku sebagai keponakan Wakil Kepala BGN, Irjen Pol (Purn) Sony Sanjaya, demi membangun kepercayaan. Sementara AN bertugas menerima aliran dana dan mendistribusikan dokumen buatan mereka ke tangan korban.

Atas perbuatannya yang meraup hampir Rp2 miliar uang korban, keempatnya kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka dijerat dengan Pasal 492 KUHP tentang Penipuan dan Pasal 486 KUHP tentang Penggelapan, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Penyidik juga telah memeriksa 11 saksi serta mengamankan bukti percakapan dan rekam jejak transaksi keuangan.

Menanggapi kasus ini, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sanjaya, menyampaikan apresiasi kepada pihak kepolisian yang telah sigap menindaklanjuti laporan dan mengungkap jaringan penipu ini. Ia berharap keempat buronan segera dapat ditangkap dan diadili.

Sony kembali menegaskan kepada seluruh masyarakat agar tak lagi terbuai tawaran serupa, karena mekanisme resmi pembukaan dapur MBG sama sekali tidak dipungut biaya sepeser pun.

BACA JUGA:BGN Minta Masyarakat Waspada Praktik Penipuan Berkedok Jual Beli Titik SPPG

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BI-Rate Naik 50 Bps ke Level 5,25 Persen Guna Perkuat Stabilitas Rupiah
• 1 menit lalusuarasurabaya.net
thumb
Investasi Asing Mandek di KEK Mandalika, Purbaya Sentil Konflik Kepentingan BUMN ITDC
• 19 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo Resmi Umumkan Badan Usaha Baru untuk Atur Ekspor Batu Bara-CPO
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Farhan Siapkan Dua Skenario untuk Persib: Juara atau Gagal
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Iran ancam buka front baru jika AS-Israel lakukan serangan lagi
• 15 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.