Kolaborasi Teknologi Dalam Negeri Perkuat Konektivitas untuk Kebutuhan Strategis Nasional

metrotvnews.com
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Upaya memperkuat transformasi digital sektor pertahanan nasional terus dilakukan melalui kolaborasi lintas industri. Salah satunya diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dan anak perusahaan Republikorp, Republik Technetronic Nusantara (RTN), dalam pengembangan Secure Private Network untuk mendukung komunikasi strategis nasional.

Kerja sama ini menjadi langkah bersama dalam menghadirkan infrastruktur komunikasi yang aman, resilien, dan mampu mendukung kebutuhan operasional di berbagai wilayah strategis Indonesia. 

"Kolaborasi ini merupakan perwujudan komitmen nyata Telkomsel dalam menghadirkan solusi konektivitas dan layanan digital yang andal guna menyokong berbagai kebutuhan strategis nasional," kata Direktur Sales Telkomsel, Stanislaus Susatyo, dalam keterangan pers, dikutip Rabu, 20 Mei 2026.

Baca Juga :

Manfaatkan Satelit, Indonesia Perluas Pemerataan Infrastruktur Digital
 
Nota Kesepahaman ditandatangani langsung oleh Stanislaus Susatyo bersama Direktur PT Republik Technetronic Nusantara (RTN), Rikza Nurhakim. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan jaringan komunikasi strategis yang dapat menunjang kebutuhan komunikasi pertahanan dengan tingkat keamanan tinggi.

Stanislaus menjelaskan pengembangan teknologi komunikasi semakin penting di tengah tantangan geografis dan dinamika kebutuhan pertahanan modern yang terus berkembang. "Melalui inisiatif pengembangan Secure Private Network bersama Republikorp, kami berupaya memaksimalkan ketersediaan infrastruktur komunikasi yang aman dan resilien," jelasnya.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Telkomsel dan anak perusahaan Republikorp, Republik Technetronic Nusantara (RTN). Dokumentasi/ istimewa.

Dalam pengembangan jangka panjang, kedua pihak juga membuka peluang kerja sama pada berbagai teknologi komunikasi pertahanan lain. Di antaranya Mobile Tactical Communication System, pengembangan teknologi satelit, LTE tactical, hingga hybrid communication system yang dirancang untuk menjaga konektivitas tetap berjalan di wilayah operasi strategis maupun daerah terpencil.

Selain mendukung operasional pertahanan modern, kerja sama ini juga berpotensi dikembangkan untuk mendukung sistem komunikasi darurat nasional dan infrastruktur dual-use. Pemanfaatan tersebut diharapkan dapat membantu penanggulangan bencana, memperkuat keamanan nasional, hingga mendorong pertumbuhan ekosistem industri pertahanan berbasis teknologi komunikasi dalam negeri.

Sebagai penyedia layanan telekomunikasi digital di Indonesia, Telkomsel terus memperluas pengembangan layanan enterprise solutions, Internet of Things (IoT), hingga secure private network guna mendukung transformasi digital nasional. Sementara Republikorp berkomitmen mendorong kemandirian industri pertahanan Indonesia melalui kerja sama teknologi dan pembangunan lini produksi di dalam negeri.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Koleksi Mobil Antik Bupati Non Aktif Ponorogo Sugiri Sancoko Diangkut KPK
• 5 jam laluliputan6.com
thumb
Perajin Tempe Malang Kian Tertekan Harga Kedelai Impor dan Plastik
• 10 jam lalukompas.id
thumb
Duduk 2,5 Jam Sampai Menguras Air Mata, Dedi Mulyadi Puji Drama Kolosal Sujiwo Tejo dan akan Kembali Hidupkan Teater di Sekolah Jabar
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Indonesia has not Made Any Air Traffic Clearance Commitments with the US
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
KEM-PPKF 2027, Presiden Prabowo Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,8 hingga 6,5 Persen
• 8 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.