Indonesia Akan Manfaatkan Keanggotaan BoP untuk Bebaskan WNI yang Ditangkap Israel

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Menlu Sugiono mengaku sudah menghubungi kedutaan atau perwakilan Indonesia untuk berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri di Jordania.

Indonesia Akan Manfaatkan Keanggotaan BoP untuk Bebaskan WNI yang Ditangkap Israel

IDXChannel - Pemerintah Indonesia akan memanfaatkan keanggotaannya dalam Board of Peace (BoP) untuk bisa membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap oleh Militer Israel yang tengah menjalankan misi kemanusiaan ke Gaza Global Sumud Flotilla.

"Itu yang saya sebutkan tadi kan kita koordinasi. Iya (dengan BoP)," kata Menlu usai menghadiri rapat bersama Komisi I DPR, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Baca Juga:
Tambah Dua, WNI yang Diculik Militer Israel Kini Jadi Tujuh Orang

Secara pribadi, Menlu kembali menyampaikan bahwa dirinya sudah menghubungi kedutaan atau perwakilan Indonesia untuk berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri di Jordania, Turki, hingga Mesir untuk mencari informasi yang akurat terkait posisi dan situasi dan keadaan dari WNI yang ditangkap Israel.

Negara-negara tersebut, kata dia, yang bisa berkomunikasi langsung dengan Israel untuk memastikan bahwa warga negara kita diperlakukan dengan baik.

Baca Juga:
WNI Ditangkap Militer Israel, Pemerintah Indonesia dalam Posisi Siaga

"Kemudian diproses secepat-cepatnya untuk segera bisa kembali atau bisa dideportasi ke Indonesia dalam keadaan sehat dan tidak kurang satu apa pun," katanya.

Untuk diketahui, militer Israel telah menculik tujuh dari sembilan WNI yang ikut dalam rombongan Global Sumud Flotilla 2.0.

Baca Juga:
Ini Identitas Tujuh WNI yang Diculik Militer Israel

"Total, Israel telah menculik tujuh dari sembilan WNI," kata Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Harfin Naqsyabandy.

Baca Juga:
Sembilan WNI Ditangkap Pasukan Israel, Berikut Identitasnya

Penculikan pertama dilakukan pada Senin (18/5/2026). Dalam pencegatan itu, Israel menculik lima WNI. Sehari kemudian, dua WNI kembali diculik. Dua WNI yang baru diculik yakni Herman Budianto Sudarsono dan Ronggo Wirasanu. Keduanya berlayar menuju Gaza dengan Kapal Zapyro. 

"Dengan demikian, hanya tersisa dua WNI yang masih berlayar, yakni Asad Aras Muhammad dan Hendro Prasetyo di Kapal Kasr-1," katanya.

Berikut nama tujuh WNI yang diculik militer Israel:

1. Thoudy Badai Rifan Billah
2. Andre Prasetyo Nugroho
3. Rahendro Herubowo
4. Andi Angga Prasadewa
5. Bambang Noroyono
6. Herman Budianto Sudarsono
7. Ronggo Wirasanu

(Nur Ichsan Yuniarto)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pidato Prabowo di DPR Berapi-api: Pendiri Bangsa Pernah Diperlakukan Lebih Rendah dari Anjing
• 9 jam laluharianfajar
thumb
Pakar Harap Pidato Prabowo Jadi Sinyal Perubahan Serius dari Pemerintah Menata Ekonomi
• 12 jam lalukompas.tv
thumb
PDIP Nilai Pidato KEM-PPKF Prabowo Bisa Beri Harapan ke Masyarakat-Investor
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
9 WNI yang Ditangkap Israel dalam Kondisi Sehat dan Baik-Baik Saja
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Rosan Roeslani Ungkap Pembentukan Danantara Sumber Daya Indonesia untuk Awasi Transparansi Ekspor Komoditas
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.