Australia siapkan paket kesehatan darurat usai 220 kasus difteri

antaranews.com
6 jam lalu
Cover Berita
Canberra (ANTARA) - Australia menyiapkan paket dukungan kesehatan darurat setelah lebih dari 220 kasus difteri tercatat di seluruh negeri tahun ini, menandai wabah terbesar di negara itu dalam beberapa dekade, kata para pejabat kesehatan pada Rabu (20/5).

Dalam sebuah konferensi pers, Menteri Kesehatan Australia Mark Butler menggambarkan lonjakan ini sebagai hal yang "sangat mengkhawatirkan".

Butler menyebutkan pula bahwa jumlah kasusnya "sekitar 30 kali dari rata-rata jumlah kasus difteri" dalam beberapa tahun terakhir.

Pemerintah federal saat ini bekerja sama dengan otoritas negara bagian untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan mengerahkan personel tambahan, terutama di komunitas-komunitas pribumi terpencil tempat wabah ini terkonsentrasi.

Difteri, infeksi bakteri yang sangat menular, dapat berakibat fatal pada kasus yang parah serta oernah menjadi penyebab utama kematian anak-anak.

Penyakit ini dapat dicegah melalui vaksinasi tetapi bisa kembali merebak ketika kekebalan tubuh menurun.

Perdana Menteri Australia Anthony Albanese mendesak warga Australia untuk memastikan vaksinasi mereka telah diperbarui, menyebutnya sebagai "hal terpenting yang dapat dilakukan masyarakat," seperti dilansir Australian Broadcasting Corporation.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Instruksi Prabowo, Andre Rosiade Salurkan 122 Sapi Kurban di Sumbar
• 1 jam laludetik.com
thumb
Pertamina EP Amankan Pasokan Gas untuk Industri dan Operasi Migas
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polda Sumsel Musnahkan 200 Kg Ganja Hasil Pengungkapan Ladang 20 Hektare di Empat Lawang
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Bahlil Sebut Sektor Hulu Migas Tak Terkena Kebijakan Ekspor Melalui Danantara
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menteri HAM Pigai: Tidak Boleh Tembak Langsung Begal di Tempat
• 15 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.