IHSG Dibuka Kinclong Pagi Ini di Tengah Pelemahan Bursa di Kawasan Asia

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Indeks harga saham gabungan dibuka menghijau pada perdangangan pagi ini. Berdasarkan data perdagangan bursa IHSG dibuka naik sebesar 47,98 poin (0,76%) ke posisi 6.366,48. 

Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman memprediksi, IHSG berpotensi rebound pada perdagangan hari ini. "IHSG berpotensi short term teknikal rebound ke 6.400-6.450, tapi untuk sell on high karena masih berpotensi lanjut koreksi," kata Fanny dalam riset hariannya, Kamis, 21 Mei 2026.

Baca Juga :
IHSG Kembali Dibuka Anjlok 1,32 Persen, Bursa Asia Variatif dan Wall Street Turun
Analis Proyeksi IHSG Jebol ke Level 6.000, Cek 5 Saham Potensial Cuan Hari Ini

Dia mengatakan, bursa saham Asia kembali turun pada perdagangan Rabu kemarin, menandai penurunan selama empat sesi berturut-turut di tengah lonjakan imbal hasil obligasi AS dan kekhawatiran inflasi akibat ketegangan geopolitik.

Selain itu, pasar menanti laporan keuangan perusahaan chip AI Nvidia. Di sisi lain, kondisi tersebut menekan pasar saham global, karena kenaikan yield membuat biaya pendanaan perusahaan menjadi lebih mahal dan mengurangi daya tarik aset berisiko.

Sementara itu, indeks Nikkei 225 Jepang melemah 1,23 persen, Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,57 persen, CSI 300 China turun tipis 0,04 persen, dan Taiex Taiwan berkurang 0,49 persen.

Kemudian indeks KOSPI Korea Selatan melemah 0,86 persen, dan ASX 200 Australia menurun 1,26 persen. Di domestik, BI menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) sebesar 50 bps menjadi 5,25 persen.

"Support IHSG berada di level 6.000-6.200 sementara resist IHSG di rentang 6.400-6.450," ujarnya.

Sebagai informasi, indeks-indeks saham Wall Street ditutup rebound pada perdagangan Rabu kemarin seiring meredanya kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Sentimen pasar turut didorong optimisme bahwa konflik di Timur Tengah berpotensi segera mereda. Indeks Dow Jones Industrial Average melonjak 1,31 persen, S&P 500 melesat 1,08 persen, dan Nasdaq Composite meningkat 1,54 persen.

Baca Juga :
IHSG Anjlok 3,08 Persen, Danantara, OJK hingga DPR Geruduk BEI
IHSG Masih Anjlok, Bursa Asia dan Wall Street Melemah Imbas Tensi Geopolitik Timur Tengah
IHSG Diprediksi Anjlok ke 5.900 akibat Tekanan Jual, Cek 5 Saham Potensial Cuan Pilihan Analis

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi: CCTV Pemprov DKI Percepat Pengungkapan Kasus Begal
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Transisi Bersih: B50 Bakal Tekan Fiskal karena Hilangnya Potensi Devisa CPO
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Bahlil: Ekspor Wajib Melewati BUMN untuk 3 Komoditas Utama
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Super El Niño 2026 Dapat Memperburuk Gangguan Pasokan Global dan Krisis Ketahanan Pangan
• 6 jam laluerabaru.net
thumb
Polisi: CCTV Pemprov DKI Percepat Penangkapan 16 Pelaku Begal
• 14 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.