Brigjen TNI Zainul Bahar, S.H., M.Si. Kasdam V/Brawijaya mendampingi Letjen TNI Tri Budi Utomo, S.E. Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan dalam kegiatan peninjauan pemeriksaan dan ujian Mental Ideologi SPPI KDKMP dan KNMP tingkat Panselinda Tahun Anggaran 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya kemarin, Rabu (20/5/2026).
Brigjen TNI Zainul Bahar menyebut total ada 12.024 peserta sehingga perlu pengaturan dan pengamanan yang optimal.
“Antusiasme peserta cukup tinggi dengan jumlah peserta sekitar 12.024 orang sehingga diperlukan pengaturan dan pengamanan yang optimal guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kendala teknis selama pelaksanaan kegiatan seleksi,” ujarnya lewat keterangan pers yang diterima suarasurabaya.net, Kamis (21/5/2026).
Ia juga menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai tahapan yang telah direncanakan dan situasi kondusif.
“Bahwa kegiatan Uji/Rik Mental Ideologi (Tulis) SPPI KDKMP dan KNMP TA 2026 tingkat Panselinda Surabaya berjalan dengan tertib, aman, dan lancar sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan sampai dengan berakhirnya kegiatan situasi tetap aman dan kondusif.” ungkapnya.
Pelaksanaan ini diharapkan mampu menghasilkan calon-calon peserta yang memiliki kualitas mental, ideologi, dan kesehatan jiwa yang baik sebagai bagian dari proses pembinaan sumber daya manusia pertahanan negara. Kegiatan itu juga wujud komitmen TNI dan Kementerian Pertahanan dalam menyelenggarakan seleksi yang profesional, objektif, dan transparan.
Diketahui mekanisme pelaksanaan kemarin, peserta diarahkan memasuki tribun untuk melaksanakan proses registrasi dan pengisian administrasi sebelum mengikuti tahapan ujian.
Peserta melaksanakan tes tertulis Mental Ideologi (MI) yang menjadi bagian dari penilaian karakter, wawasan kebangsaan, serta pemahaman ideologi negara. Kemudian, peserta juga melaksanakan pengisian absensi sesuai prosedur yang telah ditentukan panitia seleksi.
Usai pelaksanaan istirahat, sholat, dan makan (Ishoma), peserta kembali melanjutkan tahapan seleksi berikutnya berupa tes tulis kesehatan jiwa (Keswa) yang dibagi dalam sesi pertama dan sesi kedua. (lta/ipg)




