Musisi Calvin Dores mengungkap kondisi hidupnya yang tengah terpuruk dalam beberapa bulan terakhir. Di balik posting-an viral soal ingin menjual mata, Calvin ternyata sedang berjuang keras demi anak-anak dan ibunya yang sakit.
Dalam wawancara dengan kumparan, Calvin mengaku anaknya bahkan sempat tidak masuk sekolah selama tiga hari karena kondisi ekonomi keluarganya.
“Anak gua tiga hari nggak sekolah pernah, gara-gara gua enggak ada duit ,” kata Calvin saat ditemui di rumahnya di kawasan Tangerang Selatan.
Ucapan itu keluar saat Calvin menceritakan rasa bersalahnya sebagai seorang ayah. Ia mengaku terpukul melihat kondisi hidup keluarganya sekarang yang sangat berbeda dibanding masa lalunya.
“Gua tuh selalu ngerasa diri gua... ayah yang gagal buat mereka,” ujarnya dengan muka sedih.
Selama tiga bulan terakhir, Calvin mengaku hampir tidak memiliki pemasukan sama sekali. Untuk bertahan hidup, ia sampai menjadi joki game online seperti Mobile Legends dan PUBG.
“Nyari uangnya, gua ngejoki game,” tutur Calvin.
Namun, pekerjaan tersebut ternyata tidak menghasilkan banyak uang. Calvin menyebut satu permainan hanya dibayar sekitar Rp 100 ribu, sementara ia harus duduk berjam-jam demi menyelesaikan target permainan.
“Sekarang mah cepek. Tapi kan gua nggak kuat, ya, satu (games) sepuluh bintang,” katanya.
Selain menjadi joki game, Calvin juga mencoba berbagai pekerjaan lain demi menyambung hidup. Mulai dari menjadi calo motor, sopir pribadi, hingga menawarkan diri menjadi sopir di sebuah instansi.
Sayangnya, kesempatan itu gagal karena Calvin hanya memiliki ijazah SD.
“Gua bilang, 'Bang, gua cuma lulusan SD' ya nggak bisa,” kata Calvin menirukan percakapannya saat melamar pekerjaan.
Ibunda Calvin Dores Sakit-sakitanTak hanya memikirkan anak-anaknya, Calvin juga harus menghadapi kondisi kesehatan sang ibu yang disebut sudah 43 kali keluar masuk rumah sakit dalam setahun terakhir.
“Nyokap tuh staycation-nya bukan ke hotel, rumah sakit,” ucap Calvin sambil bercanda pahit.
Di tengah tekanan hidup tersebut, Calvin mengaku sempat serius ingin menjual mata demi mendapatkan modal usaha. Ia bahkan sudah menghitung rencana penggunaan uang sebesar Rp350 juta yang diinginkannya.
Menurut Calvin, uang itu rencananya akan dipakai membuka usaha laundry di dekat area kos-kosan dan kampus.
“Biarpun gua enggak ada mata nggak apa-apa, tapi anak gua nggak kelaparan,” ujarnya.
Belakangan Calvin baru mengetahui bahwa menjual organ tubuh seperti mata merupakan tindakan ilegal. Meski begitu, ia menegaskan postingan tersebut muncul karena dirinya benar-benar sedang kalut dan putus arah.
Sebagai musisi, Calvin juga mengaku selama ini hidup dari menjual putus lagu ciptaannya. Menurutnya, karya-karyanya justru lebih dihargai di Malaysia dibanding Indonesia.
“Di Indonesia nggak ada tuh. Malah dari luar yang lebih menghargai gua,” kata Calvin.





